TrustBastion, Aplikasi Keamanan Palsu Penyebar Malware

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Aplikasi Android bernama TrustBastion menyamar sebagai solusi keamanan, tetapi justru menyebarkan malware berbahaya. Perusahaan keamanan siber Bitdefender mengungkap temuan ini dan memperingatkan pengguna tentang risiko pencurian data serta pengambilalihan perangkat.

Modus Pop-up Ancaman Virus

Pada tahap awal serangan, pelaku menampilkan iklan atau pop-up yang mengklaim ponsel pengguna terinfeksi virus. Selanjutnya, pesan tersebut mendorong pengguna mengunduh TrustBastion dengan alasan membersihkan ancaman keamanan.

Menyamar sebagai Aplikasi Tidak Berbahaya

Sekilas, TrustBastion terlihat seperti aplikasi biasa dan tidak mencurigakan. Namun, analisis Bitdefender menunjukkan aplikasi ini berperan sebagai dropper. Aplikasi tersebut mengunduh dan memasang malware lain setelah pengguna menyelesaikan proses instalasi.

Pembaruan Palsu Menyerupai Google

Play

Setelah pengguna memasang aplikasi, TrustBastion meminta pembaruan melalui tampilan yang menyerupai Google Play. Alih-alih menyediakan pembaruan resmi, aplikasi tersebut justru mengarahkan pengguna mengunduh file APK berbahaya.

Manfaatkan Hugging Face untuk Hindari Deteksi

Pelaku tidak menggunakan server mencurigakan untuk menyebarkan malware. Sebaliknya, mereka memanfaatkan Hugging Face, platform yang umumnya tidak masuk daftar ancaman sistem keamanan. Cara ini membantu malware menghindari pemindaian awal.

Minta Aksesibilitas untuk Ambil Alih Perangkat

Setelah malware terpasang, aplikasi meminta izin tingkat tinggi, termasuk fitur aksesibilitas Android. Dengan izin tersebut, malware membaca isi layar, merekam input pengguna, dan menampilkan antarmuka palsu di atas aplikasi lain.

Targetkan PIN dan Data Sensitif

Melalui akses tersebut, pelaku mencuri PIN, pola kunci, serta kredensial login pengguna. Malware juga menampilkan halaman login palsu pada aplikasi resmi. Akibatnya, pelaku dapat mencegat data sensitif dari layanan pembayaran digital hingga aplikasi pesan instan. Informasi ini mengacu pada laporan PC World, Selasa (10/2/2026).

Varian Malware Terus Bermunculan

Bitdefender mencatat malware ini berkembang sangat cepat. Setiap 15 menit, pelaku merilis varian baru. Dalam satu bulan, sistem keamanan mendeteksi lebih dari 6.000 varian berbeda, sehingga ancaman semakin sulit dikendalikan.

Tips Menghindari Serangan Malware

Untuk mengurangi risiko, pengguna sebaiknya hanya memasang aplikasi dari Google Play Store dan menonaktifkan instalasi dari sumber eksternal. Pengguna tetap perlu bersikap waspada karena platform populer tidak selalu menjamin keamanan file.

Waspadai Aplikasi Keamanan yang Terlalu Banyak Izin

Pengguna perlu mencurigai aplikasi keamanan yang meminta izin sistem secara berlebihan. Sebagai langkah perlindungan tambahan, pengguna dapat mengaktifkan fitur Google Play Protect untuk meningkatkan keamanan perangkat dari ancaman malware.(*)
Baca Juga :  Kabar Baik! 3.141 PPPK Sumsel Siap Perpanjang Kontrak

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru