MyRepublic Luncurkan Internet Murah untuk Wilayah Luar Jawa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – MyRepublic resmi menghadirkan layanan internet terjangkau dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Layanan terbaru ini bernama MyRepublic Air. Saat ini, MyRepublic membuka proses pra-registrasi bagi masyarakat yang tertarik. Masyarakat bisa mendaftar melalui situs resmi MyRepublic Air�.

Target Wilayah Luar Pulau Jawa

MyRepublic menargetkan layanan ini untuk wilayah di luar Pulau Jawa, termasuk Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Chief and Marketing Officer MyRepublic, Iman Syahrizal, menyatakan langkah ini bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih merata.
“MyRepublic Air merupakan wujud komitmen kami untuk menyediakan internet berkualitas yang mudah diakses oleh semua masyarakat, termasuk di wilayah yang selama ini minim layanan,” ujar Iman, dikutip Minggu (8/2/2026).
Selain itu, layanan ini mempermudah masyarakat di daerah sulit mendapatkan internet cepat dan stabil.

Teknologi Fixed Wireless Access (FWA)

Alih-alih menggunakan FTTH yang mengandalkan kabel fiber optik, MyRepublic Air memakai teknologi Fixed Wireless Access (FWA). Teknologi ini memanfaatkan koneksi radio nirkabel sebagai solusi last mile. Dengan cara ini, tim MyRepublic dapat memasang layanan lebih cepat dan efisien.
“Dengan FWA, kami menghadirkan layanan setara 5G-Fiber dengan kuota tanpa batas,” tambah Iman. Teknologi ini memungkinkan tim kami menyelesaikan instalasi lebih sederhana dibandingkan kabel fiber konvensional.
Dengan FWA, MyRepublic
menghubungkan jaringan backbone operator langsung ke lokasi pelanggan, sehingga masyarakat dapat menikmati internet cepat dengan mudah.

Wilayah Cakupan Berdasarkan Regional

MyRepublic memenangkan dua dari tiga regional dalam lelang frekuensi 1,4 GHz, yaitu Regional II dan Regional III. Perusahaan menargetkan cakupan layanan di beberapa zona berikut:
Regional II:
Zona 1: Aceh dan Sumatra Utara
2: Sumatra Barat, Riau, dan Jambi
3: Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Lampung
8: Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur
15: Kepulauan Riau
Regional III:
11: Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara
12: Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah
13: Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat
14: Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur
Dengan pembagian ini, MyRepublic memperluas jangkauan layanan ke masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses internet cepat.

Harapan MyRepublic

Melalui MyRepublic Air, perusahaan berharap dapat memperluas akses internet dan mempercepat pemerataan digitalisasi di luar Pulau Jawa. Selain itu, MyRepublic menargetkan masyarakat yang selama ini minim konektivitas bisa menikmati internet berkualitas.
Baca Juga :  Saham BBRI Naik 0,56%, Investor Waspada

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru