Toyota Rilis Alphard Hybrid XE

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Sebagai langkah awal, Toyota menegaskan komitmennya pada elektrifikasi di Indonesia dengan menghadirkan tiga model hybrid terbaru pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ketiga model tersebut, yaitu Veloz Hybrid EV, Vios Hybrid EV, dan New Alphard Hybrid EV, menargetkan segmen pasar yang berbeda.

 

Dengan demikian, langkah ini menunjukkan bahwa Toyota serius memperluas pilihan mobil hybrid di Tanah Air, dari MPV keluarga yang terjangkau hingga MPV mewah.

 

New Alphard Hybrid XE, Varian Termurah Tapi Tetap Mewah

 

Baca Juga :  AS dan Iran Buka Kembali Jalur Diplomasi

Salah satu daya tarik utama di booth Toyota muncul dari New Alphard Hybrid tipe XE, varian paling terjangkau dalam jajaran Alphard hybrid. Toyota menetapkan harga Alphard Hybrid XE Rp 1,388 miliar (OTR Jakarta), sementara varian Alphard Hybrid lainnya berada di kisaran Rp 1,7 miliar.

 

Dengan harga yang lebih terjangkau ini, tipe XE memudahkan konsumen memiliki MPV mewah dengan teknologi ramah lingkungan, namun tetap sesuai anggaran.

 

Penyesuaian Fitur untuk Harga Lebih Rasional

 

Baca Juga :  Timnas Indonesia Menuju Level Jepang

Meskipun menjadi varian paling ekonomis, Alphard Hybrid XE tetap menawarkan kesan mewah yang menjadi ciri khas Alphard. Namun, Toyota menyesuaikan beberapa fitur untuk menekan harga. Perubahan itu antara lain:

 

Menghilangkan head-up display

 

Menghapus layar hiburan di kursi belakang

 

Memasang velg berukuran lebih kecil dibanding varian lainnya

 

Pilihan Baru untuk Konsumen MPV Premium

 

Dengan demikian, peluncuran ini memberi alternatif baru bagi konsumen yang ingin memiliki MPV premium hybrid tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar varian tertinggi.

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru