Amazfit Cheetah 2 Resmi di Indonesia, Smartwatch Pelari Tahan 30 Hari dengan GPS Super Akurat Bikin Garmin Tertekan?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pasar smartwatch olahraga di Indonesia kembali memanas setelah Amazfit resmi memperkenalkan dua model terbarunya, yakni Amazfit Cheetah 2 Pro dan Amazfit Cheetah 2 Ultra. Kehadiran seri ini langsung menyasar segmen pelari serius, mulai dari marathon runner hingga atlet trail running yang membutuhkan perangkat dengan akurasi tinggi dan daya tahan ekstrem.

Di tengah persaingan ketat dengan merek global lain, Amazfit mencoba memperkuat posisinya lewat kombinasi teknologi GPS presisi, fitur latihan berbasis kecerdasan buatan (AI), serta baterai berkapasitas besar yang mampu bertahan berhari-hari tanpa pengisian ulang.

Fokus Baru Amazfit: Dari Smartwatch Umum ke Performa Atletik

Amazfit tidak lagi sekadar menyasar pengguna smartwatch harian. Melalui Cheetah 2 Series, perusahaan ini mengarahkan strategi ke pengguna yang aktif berolahraga intensif. Mereka menekankan kebutuhan pelari modern yang tidak hanya membutuhkan pencatat langkah, tetapi juga data performa mendalam seperti power lari, pemulihan tubuh, hingga analisis teknik berlari.

Pendekatan ini membuat Cheetah 2 Series tampil sebagai perangkat latihan digital yang lebih mirip pelatih pribadi dibanding sekadar jam tangan pintar.

Cheetah 2 Pro: Ringan, Presisi, dan Siap Marathon

Amazfit merancang Cheetah 2 Pro khusus untuk pelari jalan raya dan pengguna yang rutin mengikuti latihan marathon. Perangkat ini membawa bodi berbahan Grade 5 Titanium dengan bobot sekitar 45 gram sehingga pengguna tetap nyaman memakainya dalam sesi lari jarak jauh.

Layar AMOLED 1,32 inci menjadi pusat kontrol utama. Amazfit meningkatkan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, sehingga layar tetap terlihat jelas meski di bawah terik matahari. Untuk perlindungan, perusahaan menyematkan sapphire glass yang lebih tahan terhadap goresan.

Baca Juga :  BGN Hadirkan Reviu MBG, Sistem Digital Pemantau Kualitas Makan Bergizi Gratis di Lapangan

Dari sisi fitur, Cheetah 2 Pro menghadirkan Zepp Coach AI yang mampu menyusun program latihan personal. Sistem ini menyesuaikan target latihan, termasuk persiapan full marathon berdasarkan kondisi fisik pengguna.

Selain itu, smartwatch ini juga menyajikan metrik profesional seperti:

running power

lactate threshold

ground contact time

analisis postur lari

Amazfit juga membekali perangkat ini dengan dual-band GPS serta enam sistem satelit untuk meningkatkan akurasi pelacakan rute. Pengguna bahkan dapat mengakses offline maps langsung dari jam tangan.

Soal daya tahan, Cheetah 2 Pro mampu bertahan hingga 20 hari penggunaan normal. Dalam mode GPS aktif, perangkat ini sanggup bekerja hingga 31 jam tanpa henti.

Cheetah 2 Ultra: Untuk Medan Ekstrem dan Trail Running

Jika Cheetah 2 Pro fokus pada jalan raya, maka Cheetah 2 Ultra hadir untuk pengguna yang sering menghadapi medan berat seperti gunung dan jalur trail.

Amazfit membekali varian ini dengan layar AMOLED lebih besar berukuran 1,5 inci dan tingkat kecerahan yang sama, yakni 3.000 nits. Namun, peningkatan terbesar terlihat pada ketahanan dan kapasitas penyimpanan.

Cheetah 2 Ultra mengusung standar ketahanan militer, sehingga lebih tahan terhadap benturan dan kondisi ekstrem. Amazfit juga menyediakan storage internal 64GB, memungkinkan pengguna menyimpan lebih banyak peta offline, musik, hingga podcast.

Fitur navigasinya juga meningkat signifikan. Perangkat ini menampilkan:

full-color contour maps

elevation overview

panduan medan secara detail

Dengan fitur tersebut, pelari dapat membaca kondisi lintasan dengan lebih akurat sebelum dan selama aktivitas.

Baca Juga :  Deretan HP Terbaru: Spek Gahar, Baterai Jumbo, Kamera 200 MP

Daya tahan baterainya bahkan lebih impresif. Amazfit mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga 30 hari dalam penggunaan normal. Sementara dalam mode GPS atau trail running, baterainya bertahan sekitar 33 hingga 60 jam, tergantung intensitas pemakaian.

Ekosistem Zepp App: Data Latihan Lebih Lengkap

Kedua smartwatch ini terhubung ke Zepp App, yang berfungsi sebagai pusat analisis data kesehatan dan olahraga. Pengguna dapat memantau berbagai indikator penting seperti:

HRV (Heart Rate Variability)

kualitas tidur

training load

tingkat pemulihan tubuh

estimasi VO₂ Max

Amazfit juga membuka kompatibilitas dengan platform kebugaran populer seperti Strava, TrainingPeaks, Runna, dan Intervals.icu, sehingga data latihan dapat tersinkronisasi secara otomatis.

Harga Amazfit Cheetah 2 Series di Indonesia

Amazfit mulai memasarkan seri ini di Indonesia sejak 10 Juni 2026 dengan harga sebagai berikut:

Cheetah 2 Pro: Rp 7.799.000

Cheetah 2 Ultra: Rp 10.499.000

Dengan harga tersebut, Amazfit secara langsung menempatkan diri di segmen smartwatch olahraga premium yang bersaing dengan brand besar lain di pasar global.

FAQ

1. Apakah Amazfit Cheetah 2 cocok untuk pemula?

Cocok, tetapi fitur lengkapnya lebih optimal untuk pelari rutin atau atlet.

2. Apakah smartwatch ini bisa dipakai tanpa smartphone?

Bisa, terutama untuk GPS, musik offline, dan tracking olahraga.

3. Berapa lama baterainya bertahan?

Hingga 30 hari (Ultra) dan 20 hari (Pro) dalam penggunaan normal.

4. Apakah mendukung aplikasi olahraga lain?

Ya, termasuk Strava, TrainingPeaks, Runna, dan Intervals.icu.

5. Apakah tahan air?

Ya, keduanya mendukung aktivitas olahraga outdoor termasuk lari hujan ringan.(Tim)

Berita Terkait

Galaxy Watch 9 Terendus di Indonesia, Samsung Siapkan Smartwatch AI dengan Daya Tahan Lebih Lama
Tecno Spark 50 Pro Bikin Kaget, Baterai Diklaim Awet 6 Tahun dan Kamera Sony Siap Kejar Momen Cepat
Baseus Bikin Geger dengan Powerbank Setipis Kartu, Punya Fitur yang Belum Dimiliki Banyak Rival
Sony Rilis Headphone Premium Rp 11 Juta, Desain Mewah dan Audio Studio Jadi Senjata Utama
Vivo Siapkan Gebrakan Besar di Kelas Flagship, X500 Series Hadir dengan 5 Model dan Kamera Telefoto 200 MP
Peta Baru Dunia Digital Piala Dunia 2026: Negara Favorit Tak Selalu Punya Internet Tercepat
Huawei Guncang Dunia Teknologi, HarmonyOS 7 Hadir dengan Desain Mirip Liquid Glass dan AI Super Canggih
Rekor Baru Dunia AI, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Lebih Cepat dari Google Maps
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:00 WIB

Galaxy Watch 9 Terendus di Indonesia, Samsung Siapkan Smartwatch AI dengan Daya Tahan Lebih Lama

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:00 WIB

Baseus Bikin Geger dengan Powerbank Setipis Kartu, Punya Fitur yang Belum Dimiliki Banyak Rival

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WIB

Amazfit Cheetah 2 Resmi di Indonesia, Smartwatch Pelari Tahan 30 Hari dengan GPS Super Akurat Bikin Garmin Tertekan?

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:00 WIB

Sony Rilis Headphone Premium Rp 11 Juta, Desain Mewah dan Audio Studio Jadi Senjata Utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:00 WIB

Vivo Siapkan Gebrakan Besar di Kelas Flagship, X500 Series Hadir dengan 5 Model dan Kamera Telefoto 200 MP

Berita Terbaru