JAKARTA – Persaingan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) memasuki babak baru. ChatGPT berhasil mencatat pencapaian yang belum pernah diraih aplikasi AI lain dengan menembus angka satu miliar pengguna aktif bulanan hanya dalam waktu sekitar 3,5 tahun sejak peluncurannya.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat global terhadap layanan AI generatif. Sejak hadir pada November 2022, ChatGPT terus memperluas jangkauan pengguna mulai dari pelajar, pekerja profesional, kreator konten, hingga perusahaan besar yang memanfaatkan teknologi AI dalam aktivitas sehari-hari.
Data terbaru dari Sensor Tower memperlihatkan bahwa ChatGPT kini menjadi aplikasi AI dengan basis pengguna terbesar di dunia. Bahkan, laju pertumbuhannya berhasil melampaui sejumlah platform digital populer yang lebih dulu hadir di pasar teknologi global.
Menurut laporan tersebut, ChatGPT membutuhkan waktu lebih singkat dibandingkan Google Maps untuk mencapai angka satu miliar pengguna aktif bulanan. Jika Google Maps memerlukan sekitar lima tahun untuk mencapai tonggak tersebut, ChatGPT mampu melakukannya dalam kurun waktu sekitar 3,5 tahun.
OpenAI Perkuat Posisi Sebagai Pemimpin Industri AI
Keberhasilan ChatGPT tidak terlepas dari strategi ekspansi yang dijalankan OpenAI. Perusahaan teknologi yang dipimpin Sam Altman itu terus mengembangkan kemampuan model AI sekaligus memperluas integrasinya ke berbagai platform.
Pada Februari lalu, OpenAI mengungkapkan bahwa ChatGPT telah mengumpulkan lebih dari 900 juta pengguna aktif mingguan di platform web maupun aplikasi seluler. Angka tersebut memperlihatkan tren pertumbuhan yang konsisten sepanjang tahun.
Selain itu, OpenAI mengklaim tingkat kunjungan web dan penggunaan aplikasi mobile ChatGPT mencapai enam kali lipat dibandingkan platform AI terbesar lainnya.
Dominasi tersebut membuat ChatGPT tetap berada di posisi teratas dalam persaingan AI global yang semakin kompetitif.
Pesaing Mulai Menunjukkan Tanda-Tanda Kebangkitan
Meski ChatGPT masih memimpin pasar, sejumlah kompetitor mulai memperlihatkan perkembangan signifikan. Sensor Tower menempatkan beberapa nama besar sebagai penantang utama, termasuk Google Gemini, Doubao dan Dola milik ByteDance, serta Claude yang dikembangkan Anthropic.
Menariknya, beberapa platform tersebut mencatat pertumbuhan tahunan yang jauh lebih tinggi dibandingkan ChatGPT. Claude mencatat kenaikan penggunaan bulanan hingga 640 persen secara tahunan, sedangkan Meta AI melonjak sekitar 973 persen.
Sementara itu, pertumbuhan pengguna ChatGPT berada di angka 62 persen dalam periode yang sama. Walaupun persentasenya lebih rendah, basis pengguna ChatGPT yang sudah sangat besar membuat posisinya tetap unggul jauh dari para pesaing.
Analis Sensor Tower, Abe Yousef, menilai pasar AI kini memasuki fase kompetisi yang lebih dinamis.
“ChatGPT saat ini memiliki keunggulan sebagai pelopor, tapi penggunaan aplikasi AI kompetitor terus berkembang berkat peningkatan model dan sentimen pasar yang lebih positif,” kata Yousef.
Menurutnya, inovasi teknologi dan persepsi publik akan sangat menentukan arah persaingan AI pada masa mendatang.
Kesepakatan dengan Pentagon Sempat Memicu Reaksi Pengguna
Di tengah pertumbuhan pesat tersebut, OpenAI sempat menghadapi gelombang kritik dari sebagian pengguna. Reaksi itu muncul setelah perusahaan mengumumkan kerja sama dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk pemanfaatan teknologi AI di jaringan Pentagon.
Pengumuman tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan sebagian pengguna yang mempertanyakan penggunaan teknologi AI untuk kepentingan militer.
Sensor Tower mencatat lonjakan penghapusan aplikasi ChatGPT hingga sekitar 295 persen dari hari ke hari pada 28 Februari, atau sehari setelah pengumuman kerja sama tersebut.
Fenomena itu menunjukkan bahwa keputusan bisnis perusahaan teknologi dapat memengaruhi perilaku pengguna secara langsung.
Claude Mendapat Momentum dari Perubahan Sentimen Pasar
Saat sebagian pengguna mulai mempertimbangkan alternatif lain, Anthropic justru memperoleh keuntungan dari perubahan sentimen tersebut.
Aplikasi Claude berhasil menembus posisi teratas di App Store pada akhir pekan yang sama. Bahkan, untuk pertama kalinya Claude mampu melampaui jumlah unduhan ChatGPT dalam periode tertentu.
Pencapaian tersebut terjadi setelah Anthropic menyatakan tidak akan terlibat dalam operasi Pentagon. Sikap perusahaan itu mendapat respons positif dari sebagian pengguna yang mencari alternatif AI dengan pendekatan berbeda.
Meski demikian, posisi ChatGPT sebagai pemimpin pasar AI global masih sangat kuat. Basis pengguna yang besar, ekosistem yang terus berkembang, serta pengenalan merek yang luas membuat OpenAI tetap menjadi pemain utama dalam industri AI.
Ke depan, persaingan antara ChatGPT, Claude, Gemini, Meta AI, dan platform AI lainnya diperkirakan akan semakin ketat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap teknologi kecerdasan buatan.
FAQ
Berapa jumlah pengguna aktif bulanan ChatGPT saat ini?
Menurut estimasi Sensor Tower, ChatGPT telah mencapai sekitar satu miliar pengguna aktif bulanan.
Kapan ChatGPT pertama kali diluncurkan?
OpenAI meluncurkan ChatGPT pada November 2022.
Berapa lama ChatGPT mencapai satu miliar pengguna?
ChatGPT membutuhkan sekitar 3,5 tahun untuk mencapai satu miliar pengguna aktif bulanan.
Siapa pesaing utama ChatGPT?
Beberapa pesaing utama ChatGPT antara lain Google Gemini, Claude, Meta AI, Doubao, dan Dola.
Mengapa sebagian pengguna sempat menghapus ChatGPT?
Sebagian pengguna bereaksi terhadap kerja sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang melibatkan penggunaan teknologi AI di jaringan Pentagon.(Tim)









