JAKARTA – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya tidak lagi menjual BBM subsidi jenis Pertalite RON 90. Kondisi ini sempat memicu pertanyaan publik setelah beredar informasi bahwa salah satu SPBU di kawasan Antasari menghentikan penjualan Pertalite sejak 1 Mei 2026.
Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa perubahan tersebut tidak berkaitan dengan penghentian distribusi Pertalite secara nasional. Perusahaan menjelaskan, beberapa SPBU telah mengubah status operasionalnya menjadi SPBU Signature yang tidak lagi melayani penjualan BBM subsidi.
SPBU Berubah Jadi SPBU Signature
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan bahwa sejumlah SPBU memilih naik kelas menjadi SPBU Signature. Ia menyebut perubahan itu dilakukan atas permintaan pengelola SPBU untuk meningkatkan status layanan.
“SPBU tersebut beralih menjadi SPBU Signature. SPBU Signature memang tidak menjual BBM subsidi,” kata Roberth, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan, SPBU Signature hadir dengan konsep layanan premium. Pertamina mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan pada SPBU jenis ini dibanding SPBU reguler yang masih menjual BBM subsidi seperti Pertalite.
Layanan Premium Jadi Pembeda
Roberth menjelaskan SPBU Signature mengutamakan kenyamanan konsumen melalui fasilitas yang lebih lengkap. Konsep ini menyasar konsumen yang menginginkan layanan lebih cepat, modern, dan nyaman saat mengisi bahan bakar.
“SPBU Signature mengedepankan layanan dan fasilitas di atas SPBU biasa yang masih menjual BBM subsidi,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan SPBU Signature Pondok Indah sebagai salah satu model yang sudah beroperasi lebih dulu dan menjadi acuan layanan premium Pertamina.
Daftar SPBU yang Tidak Lagi Jual Pertalite
Pertamina mencatat sejumlah SPBU di Jakarta, Depok, dan Bogor yang sudah berstatus SPBU Signature. SPBU tersebut tidak lagi menjual Pertalite dan hanya menyediakan BBM non-subsidi serta layanan premium lainnya.
Beberapa lokasi tersebut antara lain berada di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, hingga wilayah penyangga seperti Depok dan Bogor.
Langkah perubahan status ini terjadi di beberapa titik, seperti di kawasan Slipi, Cilandak, Kebayoran, Gambir, hingga Muara Baru. Di wilayah penyangga, perubahan juga terjadi di Depok dan Bogor.
Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite Tetap Berjalan
Pertamina menegaskan masyarakat tetap bisa memperoleh Pertalite di SPBU reguler lainnya. Perusahaan memastikan distribusi BBM subsidi tidak mengalami gangguan.
Perubahan hanya terjadi pada SPBU yang memilih meningkatkan status menjadi SPBU Signature. Dengan begitu, Pertamina memisahkan layanan BBM subsidi dan layanan premium untuk memberikan pilihan lebih luas kepada konsumen.
Publik Diminta Tidak Salah Paham
Pertamina mengimbau masyarakat tidak salah memahami perubahan ini. Perusahaan menegaskan kebijakan tersebut bukan pengurangan distribusi BBM subsidi, melainkan bagian dari pengembangan layanan SPBU di Indonesia.
Dengan hadirnya SPBU Signature, Pertamina mendorong peningkatan standar layanan sekaligus memperluas segmentasi layanan di sektor hilir energi.
(pgr/pgr)
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora








