JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM menegaskan kesiapan perusahaan dalam memenuhi permintaan pemegang saham terkait kenaikan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR). Manajemen juga memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengganggu rencana investasi dan operasional perusahaan.
Pemegang Saham Dorong Kenaikan Dividen
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTAM, Arianto Sabtonugroho Rudjito, menyampaikan bahwa pemegang saham utama meminta perusahaan meningkatkan porsi pembagian laba kepada investor. Ia menyebut manajemen terus menyesuaikan kebijakan tersebut dengan kondisi kinerja perusahaan.
“Dalam beberapa tahun terakhir, pemegang saham utama meminta rasio pembayaran dividen yang lebih tinggi,” ujar Arianto dalam konferensi pers kinerja kuartal I 2026, Rabu (29/4/2026).
Ia menegaskan perusahaan menyiapkan diri untuk menyesuaikan DPR sesuai arahan pemegang saham. Menurut dia, ANTAM tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekspansi bisnis dan pembagian keuntungan kepada investor.
Manajemen Pastikan Operasional Tetap Kuat
Arianto menegaskan peningkatan dividen tidak akan melemahkan kondisi keuangan perusahaan. Ia menyebut ANTAM tetap berada dalam posisi kuat untuk menjalankan rencana bisnis jangka panjang.
“Berapa pun DPR yang diminta, kami yakin perusahaan tetap berada pada posisi yang baik. Kami tidak hanya memenuhi permintaan pemegang saham, tetapi juga melanjutkan rencana pertumbuhan dan investasi,” katanya.
Ia juga menambahkan manajemen terus menjaga kinerja agar perusahaan tetap solid di tengah kebutuhan pembagian dividen yang lebih besar.
DPR ANTAM Disiapkan di Level 50 Persen
Dalam kesempatan yang sama, Arianto mengungkapkan bahwa ANTAM sudah menyiapkan skema pembagian dividen sebesar 50 persen dari laba bersih tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi acuan dalam rencana anggaran perusahaan.
“Dalam anggaran kami, pembayaran dividen kami tetapkan sebesar 50 persen dari laba bersih tahun sebelumnya,” ujar dia.
Dengan skema tersebut, ANTAM berupaya menjaga keseimbangan antara imbal hasil kepada investor dan kebutuhan ekspansi bisnis, termasuk pengembangan sektor pertambangan dan hilirisasi.
Strategi Jaga Pertumbuhan dan Kepercayaan Investor
Manajemen ANTAM menilai kebijakan dividen yang kompetitif dapat memperkuat kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan. Di sisi lain, perusahaan tetap fokus memperkuat fundamental bisnis agar pertumbuhan jangka panjang tetap terjaga.
ANTAM juga terus mendorong efisiensi operasional dan penguatan proyek strategis agar arus kas tetap stabil di tengah rencana pembagian dividen yang lebih besar.
Dengan strategi tersebut, perusahaan berharap dapat menjaga daya tarik saham ANTM di pasar modal sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu emiten tambang utama di Indonesia.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









