JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menyiapkan strategi untuk meningkatkan porsi saham publik (free float) hingga 15%. Namun, manajemen memastikan target tersebut tidak akan tercapai dalam waktu dekat.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, mengatakan perseroan akan menaikkan free float secara bertahap dari posisi saat ini yang berada di level 9,91%.
Ia menjelaskan langkah ini mengikuti kebijakan terbaru Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menetapkan batas minimal free float sebesar 15%. Selain itu, BSI juga mempertimbangkan standar global dari MSCI yang mensyaratkan angka serupa.
“Rencana itu ada. Kita dorong bertahap, minimal 10% dulu, lalu menuju 15% sesuai standar MSCI,” kata Bob usai acara ekonomi syariah di Jakarta.
BSI menilai peningkatan free float akan membuat saham lebih likuid dan menarik di pasar. Dengan porsi saham publik yang lebih besar, transaksi berpotensi meningkat dan harga saham bisa lebih efisien mencerminkan kondisi pasar.
Saat ini, manajemen masih mengkaji berbagai opsi untuk menambah porsi saham publik. Salah satu skema yang dibahas melibatkan peran Danantara sebagai pemegang saham pengendali. Nantinya, para pemegang saham akan menentukan keputusan final.
Bob menegaskan, perseroan tidak akan mengeksekusi rencana tersebut tahun ini. Ia memperkirakan realisasi baru bisa terjadi dalam beberapa tahun ke depan.
“Dalam tiga tahun ke depan mungkin baru ada realisasi,” ujarnya.
Sebagai informasi, free float merupakan porsi saham yang beredar di publik dan dapat diperdagangkan bebas, di luar kepemilikan investor pengendali. Semakin besar free float, semakin tinggi potensi likuiditas saham di pasar.
Kebijakan BEI terkait batas minimal free float muncul setelah pasar modal Indonesia mendapat sorotan dari MSCI. Aturan tersebut berlaku untuk seluruh emiten, termasuk perusahaan yang sudah melantai di bursa maupun yang akan IPO.
Dengan aturan baru ini, emiten dituntut menyesuaikan struktur kepemilikan agar tetap memenuhi ketentuan pasar modal.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









