SUNGAI PENUH – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Periode 2009-2014, Edi Sunarya, menyatakan dukungannya terhadap Pemerintah Kota Sungai Penuh menata Pasar Tanjung Bajure. Ia menyampaikan dukungan tersebut melalui akun Facebook pribadinya.
Ganggu Lalu Lintas dan Picu Kemacetan
Edi menilai aktivitas jual beli di badan jalan telah berlangsung lama. Kondisi ini mengganggu kelancaran lalu lintas dan memicu kemacetan. Ia juga melihat situasi ini berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Aktivitas di badan jalan mengganggu lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan,” kata Edi Sunarya, Sabtu (4/4/2026).
Tutupi Ruko dan Rugikan Pedagang
Edi menyoroti dampak lain dari aktivitas tersebut. Menurutnya, pedagang di badan jalan kerap menutup ruko di bagian belakang. Kondisi ini membuat pembeli tidak mengetahui keberadaan toko di area tersebut.
“Banyak pembeli tidak mengetahui adanya toko di belakang karena tertutup lapak di depan,” ujarnya.
Trotoar Tidak Berfungsi Optimal
Edi menilai trotoar tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pedagang yang menggunakan trotoar membuat pejalan kaki harus turun ke badan jalan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan.
“Trotoar seharusnya menjadi hak pejalan kaki, tetapi justru tertutup aktivitas berjualan,” jelasnya.
Pasar Terasa Sempit dan Tidak Tertata
Edi sering melihat langsung kondisi Pasar Tanjung Bajure. Ia menilai pasar terasa sempit, padat, dan tidak tertata dengan baik. Kondisi ini membuat suasana belanja menjadi kurang nyaman.
“Pasar terasa sempit dan tata letaknya tidak teratur,” ungkapnya.
Apresiasi Langkah Pemkot Sungai Penuh
Edi mengapresiasi langkah Wali Kota Sungai Penuh Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam melakukan penataan. Ia menilai kebijakan tersebut membutuhkan keberanian karena menyentuh banyak kepentingan, terutama pedagang.
Penataan untuk Tertib dan Nyaman
Ia menegaskan penataan pasar tidak hanya menertibkan pedagang. Penataan juga menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang serta masyarakat.
“Dengan penataan yang baik, aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih teratur,” ujarnya.
Dorong Pendekatan Humanis
Edi mendorong pemerintah mengedepankan pendekatan humanis dalam penataan. Ia meminta pemerintah berdialog dengan pedagang dan menyiapkan solusi relokasi yang layak.
Harap Dukungan Semua Pihak
Edi berharap seluruh pihak mendukung proses penataan tersebut. Menurutnya, langkah ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Kota Sungai Penuh.
“Sudah saatnya ada perubahan menuju tata kota yang lebih baik,” tutupnya.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









