Dua Desa di Kerinci di Persimpangan Nasib: Dana Desa Terancam Raib, KPPN Beri Peringatan Keras

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Dua desa di Kabupaten Kerinci berpotensi kehilangan Dana Desa dari pemerintah pusat jika tidak segera memenuhi persyaratan pencairan tahap I tahun 2026.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sungai Penuh mengeluarkan peringatan kepada pemerintah desa. Hingga awal April 2026, kedua desa belum mengurus pencairan dana tersebut.

Dua desa yang terdampak adalah Desa Semerah di Kecamatan Tanah Cogok dan Desa Muara Hemat di Kecamatan Batang Merangin. Keduanya belum menyerahkan dokumen administrasi ke KPPN.

Baca Juga :  Rp44,6 Miliar Tanpa Rincian, Anggaran RSUD Sungai Penuh Bikin Publik Geleng Kepala

Kepala Seksi Bank KPPN Sungai Penuh, Lusi Winanda Restu, menyebut Desa Semerah tidak mencairkan Dana Desa selama dua tahun berturut-turut sejak 2024. Sementara itu, Desa Muara Hemat belum mencairkan dana sejak 2025.

“Jika Desa Semerah terus tidak mencairkan dana hingga tahun ketiga, maka pemerintah pusat berpotensi tidak lagi memberikan alokasi Dana Desa pada tahun berikutnya,” ujar Lusi, Kamis (2/4/2026).

KPPN meminta pemerintah desa segera berkoordinasi dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi. KPPN juga menegaskan keterlambatan pencairan dapat menghambat pembangunan desa dan program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Kerinci, Warga Desak Perbaikan Sebelum Lebaran

Selain dua desa tersebut, KPPN mengingatkan desa-desa lain di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh agar segera mengurus pencairan Dana Desa tahap I. Batas akhir pengajuan ditetapkan hingga 15 Juni 2026.

KPPN menilai langkah cepat pemerintah desa sangat penting agar Dana Desa dapat dimanfaatkan secara optimal. Dana tersebut membantu pemerintah desa membangun infrastruktur dan meningkatkan layanan publik di tingkat desa.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa
Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya
Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa
Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026
Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium
Banjir Bandang Kerinci Datang Tanpa Peringatan, Jalur Hulu Jadi Sorotan
Petani Cabai Kerinci Tebang Tanaman Saat Harga Anjlok Rp20 Ribu/Kg, Video Viral Picu Sorotan Publik
Ahli Waris Protes, Kades Diduga Tunjuk Lahan Koperasi Merah Putih Sepihak di Kerinci
Berita ini 374 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:00 WIB

Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:00 WIB

Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium

Berita Terbaru