UMKM Beralih ke Pindar, Kredit Cepat dan Praktis Jadi Pilihan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menjelang awal tahun 2026, Peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (PINDAR), menyediakan sumber pendanaan alternatif bagi UMKM selain bank. Bahkan, banyak pelaku usaha mulai menggunakan pindar karena proses pengajuan mudah dan pencairan dana cepat, sementara itu kondisi ekonomi masih penuh ketidakpastian.

Senior Analyst Katadata Insight Center, Hanif Gusman, menjelaskan bahwa UMKM sering mengalami kendala ketika mengajukan kredit perbankan karena prosedur administrasi yang rumit. Oleh karena itu, UMKM beralih ke pindar untuk memperoleh dana lebih cepat.

Riset Hanif menunjukkan bahwa 66,7% UMKM memilih pindar karena pencairan dana cepat, sementara 64,7% menilai platform ini bermanfaat dalam kondisi darurat.

“Kami menemukan beberapa faktor yang membuat UMKM enggan mengajukan kredit ke bank, mulai dari proses pengajuan yang panjang, dokumen sulit dipenuhi, hingga keharusan menyediakan jaminan.

Sementara itu, pindar menawarkan pencairan dana cepat, proses mudah, dan aplikasi yang lebih ramah pengguna,” ujar Hanif saat Paparan Riset Industri Pindar di On3 Senayan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  Dharmasraya Tancap Gas: IPM Naik, Ekonomi Melejit, Bidik Akselerasi 2027

Pertumbuhan Industri Pindar

Hanif menambahkan, outstanding industri pindar sepanjang 2024 hingga Agustus 2025 mencapai Rp 87,48 triliun dengan 25,5 juta pengguna, dan selanjutnya meningkat menjadi Rp 94,85 triliun per November 2025.

Ia menekankan bahwa pindar mendorong konsumsi rumah tangga sehingga memperkuat perekonomian. Selama lima tahun terakhir, kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap PDB Indonesia tetap di kisaran 52-58%. Selain itu, pindar memperluas bisnis UMKM, khususnya sektor produktif, karena 16,9% dana pinjaman digunakan untuk membeli bahan baku usaha.

Dampak Finansial Pinjaman UMKM

“Kami menghitung dampak multiplier dari pinjaman UMKM terhadap usaha mereka. Dengan demikian, setiap Rp 1 pinjaman meningkatkan omzet bulanan UMKM,” tambah Hanif.

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Kuseryansyah, mengatakan bahwa kehadiran pindar memperkuat inklusi keuangan karena UMKM bisa mengakses dana di mana pun selama memiliki koneksi internet.

Baca Juga :  Punya Alfamart Sendiri 2026: Rincian Biaya, Syarat, dan Estimasi Balik Modal

Kontribusi Pindar terhadap Kredit Nasional

Kuseryansyah menambahkan, pindar memperluas penyaluran kredit yang sejalan dengan program Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Hingga kini, pindar menyalurkan kredit sebesar Rp 340 triliun, atau sekitar Rp 30 triliun per bulan.

“Kalau kita bicara inklusi, salah satu aspek utamanya adalah hadir secara geografis,” ujarnya.

Selain itu, permintaan kredit melalui pindar sangat tinggi. Tingkat credit gap mencapai Rp 2.400 triliun, menurut Financial Index World Bank, menunjukkan tingginya kebutuhan pembiayaan di sektor ini.

“Dengan kata lain, permintaan di Indonesia sangat besar sehingga setiap kredit yang masuk dapat terserap. Berdasarkan data World Bank, credit gap fintech tahun ini mencapai Rp 2.400 triliun,” pungkas Kuseryansyah.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas
Promo Shopee 19 Juni 2026 Meledak Hari Ini, Adidas Gelar Diskon Terakhir dan Flash Sale Malam Siap Diserbu
Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas

Berita Terbaru