Facebook Tawarkan Insentif Hingga Rp50 Juta, Meta Buru Kreator TikTok dan YouTube

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Meta Platforms melalui Facebook meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track untuk menarik kreator dari platform lain seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Program ini menawarkan peluang penghasilan yang bervariasi sesuai jumlah pengikut yang kreator miliki.

Meta menawarkan pendapatan sekitar US$1.000 hingga US$3.000 per bulan kepada kreator dengan pengikut antara 100.000 hingga 1 juta di platform lain. Program ini juga membantu kreator yang sudah memiliki basis audiens untuk membangun komunitas di Facebook tanpa harus memulai dari nol.

Meta menjelaskan bahwa banyak kreator mengalami kesulitan saat memulai di platform baru. Karena itu, Creator Fast Track hadir untuk menyederhanakan proses tersebut sekaligus mempercepat pertumbuhan audiens. Program ini juga mendorong distribusi konten Reels yang memenuhi syarat agar konten berpotensi menjangkau lebih banyak pengguna.

Meta juga menjamin penghasilan selama tiga bulan bagi kreator yang aktif mengunggah konten. Meta menetapkan besaran insentif berbeda sesuai jumlah pengikut. Kreator dengan minimal 100.000 pengikut berpeluang memperoleh hingga US$1.000 per bulan atau sekitar Rp16,9 juta. Sementara itu, kreator dengan lebih dari 1 juta pengikut bisa memperoleh hingga US$3.000 per bulan atau sekitar Rp50 juta.

Baca Juga :  Viral APK Penghasil Saldo DANA, Cuma Modal HP Bisa Cuan? Ini Faktanya

Program ini tidak hanya menawarkan insentif jangka pendek, tetapi juga membuka akses ke sistem monetisasi konten Facebook setelah program berakhir. Kreator tetap dapat menghasilkan pendapatan dari berbagai format konten selama memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Meta terus memperluas investasi di sektor ekonomi kreator. Sepanjang 2025, Facebook mencatat penyaluran hampir US$3 miliar kepada kreator melalui berbagai program monetisasi. Angka ini meningkat sekitar 35% dibandingkan tahun sebelumnya dan mencapai rekor tertinggi.

Monetisasi di Facebook tidak hanya bergantung pada video pendek. Platform ini membuka peluang dari format lain seperti Stories, foto, dan unggahan teks. Data menunjukkan sekitar 60% pembayaran kreator berasal dari Reels, sementara sisanya berasal dari format konten lain.

Dengan berbagai opsi monetisasi tersebut, peluang kreator untuk menghasilkan pendapatan semakin luas. Kreator dari berbagai latar belakang tetap dapat berpartisipasi, termasuk mereka yang tidak memiliki sumber daya produksi besar. Selain itu, jumlah kreator yang menghasilkan lebih dari US$10.000 per tahun di Facebook meningkat lebih dari 30% secara tahunan.

Baca Juga :  IHSG Melejit: Investor Serbu Saham Jelang Libur Panjang

Untuk meningkatkan transparansi, Facebook menghadirkan sejumlah metrik baru. Kreator dapat melihat tampilan berkualitas yang berpotensi menghasilkan uang, tingkat pendapatan per 1.000 tayangan, serta rincian tampilan yang tidak memenuhi syarat beserta alasannya.

Meski program ini bersifat undangan, kreator tetap dapat mengajukan minat melalui fitur Dasbor Profesional di aplikasi Facebook. Di sisi lain, langkah Meta ini memunculkan beragam tanggapan dari sejumlah pihak.

Sejumlah pihak menilai strategi tersebut belum tentu efektif dalam memindahkan audiens dari satu platform ke platform lain. Beberapa pengamat menilai kreator cenderung tetap mengikuti audiens utama mereka meskipun mencoba platform baru.

Manajer kreator Sidemen, Jordan Schwarzenberger, menyatakan bahwa kreator umumnya mempertahankan audiens di platform utama mereka. Ia juga menilai pendekatan Meta sebagai langkah kompetitif di tengah persaingan ketat industri media sosial.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang
AirAsia Siapkan Maskapai Baru, Siap Ekspansi Besar di Tengah Tekanan Harga Minyak
Kabar Baik untuk Tukang Ojek dan Sopir Angkot, 6,7 Juta Pekerja Rentan Kini Dapat BPJS Gratis
Rupiah 8 Mei 2026 Bertahan di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:06 WIB

Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi Digital

TikTok Shop Ubah Skema Komisi, Biaya Penjual Naik Tajam

Senin, 18 Mei 2026 - 19:44 WIB

Oplus_0

Ekonomi

Seleksi Dewas Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Lolos UKK

Senin, 18 Mei 2026 - 17:04 WIB