Zuckerberg Gagal Akuisisi DeepMind, Makan Malam Jadi Penentu Kemenangan Google

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Bos Mark Zuckerberg hampir mengakuisisi lab AI milik Google, DeepMind. Rencana itu gagal karena satu momen penting: makan malam penentu.

DeepMind merupakan startup AI asal Inggris. Google kemudian mengakuisisi perusahaan ini pada 2014. Sebelum itu, Zuckerberg mencoba membawa DeepMind ke Facebook, yang kini bernama Meta.

Demis Hassabis mengungkap kisah ini. Ia kini menjabat CEO Google DeepMind.

Google lebih dulu mendekati DeepMind sejak 2013. Larry Page memimpin pembicaraan akuisisi. Namun, Hassabis dan Mustafa Suleyman belum menerima tawaran tersebut. Mereka tetap membuka peluang dari pihak lain.

Baca Juga :  Omo X Diproduksi Massal, Motor Listrik Pintar Bisa Self-Balancing

Zuckerberg kemudian bergerak cepat. Ia mendekati para peneliti AI, termasuk Suleyman. Ia juga terbang ke California untuk membahas rencana akuisisi.

Facebook menawarkan harga saham lebih rendah. Namun, perusahaan itu menjanjikan bonus besar bagi para pendiri dan tim DeepMind.

Tawaran tersebut sempat menarik perhatian. Namun, Suleyman mulai meragukan arah kerja sama itu. Ia mengkhawatirkan tata kelola dan keamanan AI.

Baca Juga :  Gen Z Ubah Arah Karier: Stabilitas, Work-Life Balance

Suleyman lalu melapor kepada Hassabis. Setelah itu, ia bertemu dan makan bersama Larry Page.

Pertemuan makan malam itu menjadi titik balik. DeepMind akhirnya memilih bergabung dengan Google.

Keputusan itu memberi dampak besar. DeepMind kini menjadi ujung tombak pengembangan AI Google dan berperan penting dalam persaingan global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

iQoo 15T Hadir Bawa Angin Segar, HP Gaming Baterai 8.000 mAh dan Kamera 200 MP Jadi Andalan
Email Tengah Malam Guncang Kantor Meta, Ribuan Karyawan Kena Perombakan Besar di Era AI
iPhone 17e vs iPhone 16e: Perubahan Kecil yang Bawa Dampak Besar ke Ekosistem Apple
Samsung, Xiaomi, dan Vivo Guncang Pasar Indonesia dengan Trio HP Ultra 2026, Ini Perbandingan Fitur dan Kameranya
Samsung Siapkan Galaxy Z Fold Wide: Foldable Lebar dengan Konsep Mirip Tablet Premium
Google Ubah Search Jadi Asisten AI, Cara Baru Akses Internet Resmi Dimulai
Baterai 7.000 mAh Masuk Kelas Rp 2 Jutaan, Oppo A6c Resmi Menggoda Pasar Indonesia
Mogok 48 Ribu Buruh Samsung Ancam Pasokan Chip Global, Industri AI Ikut Terdampak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:00 WIB

iQoo 15T Hadir Bawa Angin Segar, HP Gaming Baterai 8.000 mAh dan Kamera 200 MP Jadi Andalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Email Tengah Malam Guncang Kantor Meta, Ribuan Karyawan Kena Perombakan Besar di Era AI

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

iPhone 17e vs iPhone 16e: Perubahan Kecil yang Bawa Dampak Besar ke Ekosistem Apple

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:01 WIB

Samsung, Xiaomi, dan Vivo Guncang Pasar Indonesia dengan Trio HP Ultra 2026, Ini Perbandingan Fitur dan Kameranya

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB

Samsung Siapkan Galaxy Z Fold Wide: Foldable Lebar dengan Konsep Mirip Tablet Premium

Berita Terbaru