TNKS Buka Kembali Jalur Pendakian Gunung Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI — Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat membuka kembali jalur pendakian Gunung Kerinci pada Kamis, 12 Februari 2026. Namun demikian, pengelola tetap melarang pendaki mendekati radius tiga kilometer dari kawah puncak.

TNKS Pastikan Kondisi Kawasan Sebelum Buka Jalur

Pada dasarnya, pengelola TNKS membuka jalur setelah tim memastikan kondisi kawasan cukup aman. Meski begitu, petugas tetap meningkatkan pengawasan di lapangan.

Keputusan Mengacu Evaluasi Aktivitas Gunung

Sementara itu, Kepala Balai Besar TNKS, Haidir, menjelaskan pengelola mengambil keputusan setelah menerima evaluasi aktivitas gunung dari Badan Geologi dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Baca Juga :  Dua Desa di Kerinci di Persimpangan Nasib: Dana Desa Terancam Raib, KPPN Beri Peringatan Keras

Berdasarkan laporan periode 16–31 Januari 2026, Badan Geologi menetapkan status Gunung Kerinci pada Level II atau Waspada. Dengan demikian, aktivitas vulkanik masih berpotensi meningkat sewaktu-waktu.

TNKS Minta Pendaki Patuhi Aturan Keselamatan

Oleh karena itu, pengelola meminta pendaki mengikuti seluruh aturan keselamatan. Selain itu, pengelola mengingatkan pendaki tentang potensi paparan gas vulkanik dan risiko lontaran material saat erupsi mendadak.

Petugas Pantau Aktivitas Gunung Secara Intensif

Selanjutnya, petugas TNKS membersihkan jalur sebelum pembukaan pendakian. Di sisi lain, petugas terus memantau aktivitas gunung melalui pos pengamatan di Kersik Tuo. Jika aktivitas gunung meningkat, pengelola akan menyesuaikan kebijakan pendakian.

Baca Juga :  Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya

Lonjakan Gempa Sempat Picu Penutupan Jalur

Sebelumnya, pengelola TNKS menutup jalur pendakian pada awal Januari 2026 karena aktivitas kegempaan meningkat. Saat itu, petugas mencatat ratusan gempa vulkanik dangkal, gempa vulkanik dalam, dan gempa hembusan dalam satu hari pengamatan.

Lonjakan aktivitas tersebut mendorong pengelola menghentikan sementara aktivitas pendakian demi menjaga keselamatan pendaki.

TNKS Utamakan Keselamatan Pendaki

Kini, pengelola menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Untuk itu, petugas meminta pendaki mematuhi SOP dan mengikuti arahan petugas selama melakukan pendakian.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman
Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang
Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani
Kopi Kerinci Punya Jalan Baru, Alfin Soroti Peluang Ekonomi Petani hingga Pariwisata
APBD Kerinci Diminta Hemat, OPD Malah Bertambah: Publik Soroti Langkah DPRD
Kerinci Mau Tambah OPD di Tengah Efisiensi, Anggaran Pembangunan Jadi Sorotan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang

Minggu, 20 September 2026 - 05:59 WIB

Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani

Berita Terbaru