SUNGAI PENUH – Selama bulan Ramadan, Polres Kerinci, mengerahkan 80 personel setiap hari. Langkah ini bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan umat Islam saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih.
Selain itu, aparat mengawal aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Beduk Kota Sungai Penuh. Petugas rutin berpatroli dan memastikan situasi tetap aman serta tertib.
Fokus Masjid Besar dan Arus Lalu Lintas
Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhnil, melalui Kabag Ops AKP Edi Mardi, menjelaskan prioritas pengamanan. Jajaran memusatkan perhatian pada masjid besar yang berada di tepi jalan utama.
Petugas mengatur arus lalu lintas di sekitar masjid dengan jumlah jemaah tinggi. Mereka juga mengawasi area parkir dan membantu kelancaran kendaraan saat jam ibadah.
“Kami menempatkan personel agar masyarakat bisa beribadah dan berbelanja kebutuhan berbuka puasa dengan aman,” ujar Edi Mardi
Lima Titik di Sungai Penuh
Polres Kerinci menetapkan lima titik pengamanan di Kota Sungai Penuh. Lokasi tersebut meliputi Masjid Agung Pondok Tinggi, Masjid Baiturrahman Sungai Penuh, Masjid Raya Sungai Penuh, Masjid Akbar Sungai Penuh, dan Masjid Hijau Sungai Penuh.
Di setiap lokasi, petugas mengatur lalu lintas, mengawasi kendaraan jamaah, serta memantau aktivitas warga di sekitar masjid.
Pengamanan di Kabupaten Kerinci
Jajaran juga mengamankan sejumlah masjid di Kabupaten Kerinci. Di antaranya Masjid Mujahidin Pasar Gedang, Masjid Tanjung Pauh, dan Masjid Kramat Pulau Tengah.
Untuk wilayah kabupaten, Polres Kerinci berkoordinasi dengan Polsek setempat. Setiap Polsek menyesuaikan jumlah personel sesuai kondisi dan potensi kerawanan wilayahnya.
Ajakan Jaga Kebersamaan
Polres Kerinci menugaskan 80 personel setiap hari selama Ramadan. Pimpinan juga menyiapkan tambahan kekuatan jika situasi membutuhkan.
Kapolres mengajak masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menjaga kebersamaan dan persatuan. Ia menekankan pentingnya suasana aman dan damai agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk serta penuh makna.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









