Perpanjang STNK Kini Tak Perlu Bawa BPKB

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (JABAR) mempermudah masyarakat dalam memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan. Kini, pemilik kendaraan di beberapa wilayah tidak perlu membawa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) saat memperpanjang STNK.

Kebijakan ini berlaku di wilayah Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Dengan demikian, pemerintah daerah mempercepat layanan administrasi sekaligus mendorong digitalisasi pelayanan publik di sektor perpajakan kendaraan.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan aturan baru ini mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan tahunan. Melalui kebijakan ini, warga tidak perlu membawa BPKB asli maupun fotokopi saat datang ke layanan Samsat.

Baca Juga :  Sidak Ramadan, Wako Alfin Pastikan Layanan Tetap Optimal

Di sisi lain, masyarakat didorong menggunakan layanan digital agar proses administrasi semakin praktis. Salah satunya, melalui aplikasi Signal yang memungkinkan pemilik kendaraan memperpanjang STNK secara daring tanpa antre di kantor Samsat.

Syarat Perpanjang STNK Tahunan

Meski demikian, pemilik kendaraan tetap membawa dokumen penting saat memperpanjang STNK tahunan, antara lain:

STNK asli dan fotokopi

KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan sesuai data di STNK

Surat kuasa apabila pengurusan diwakilkan kepada pihak lain

Sementara itu, kendaraan atas nama perusahaan memerlukan dokumen tambahan seperti NPWP perusahaan, SIUP, dan TDP.

Baca Juga :  KDM Bagikan ‘Uang Saku’ untuk Sopir Angkot, Becak dan Andong

Kendaraan Bekas Tetap Butuh KTP Pemilik Lama

Selanjutnya, pemilik kendaraan bekas tetap membawa KTP pemilik sebelumnya saat memperpanjang STNK. Namun demikian, jika pemilik baru tidak ingin menggunakan identitas pemilik lama, pemilik harus melakukan balik nama kendaraan terlebih dahulu.

Dengan begitu, pemilik kendaraan dapat menggunakan identitas pribadi untuk seluruh proses administrasi.

Pada akhirnya, kebijakan ini memungkinkan masyarakat menikmati layanan administrasi lebih cepat, praktis, dan transparan.

Selain itu, digitalisasi layanan mengurangi antrean panjang di kantor Samsat sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Minggu, 20 September 2026 - 21:09 WIB

5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru