Jambi – Pemerintah terus memacu pembangunan Jalan Tol Palembang–Jambi. Hingga Februari 2026, para kontraktor bekerja masif untuk menyelesaikan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pemerintah menargetkan penyelesaian penuh secara bertahap pada 2026–2027.
Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Selain itu, beberapa segmen vital sudah bisa dilintasi masyarakat. Warga langsung merasakan manfaat tol ini karena bisa memangkas waktu tempuh antarprovinsi di Sumatera bagian selatan. Akibatnya, mobilitas orang dan distribusi barang berjalan lebih cepat.
Ruas Tol yang Sudah Berfungsi
Sejumlah ruas tol Palembang–Jambi sudah aktif digunakan, baik secara penuh maupun fungsional:
Bayung Lencir–Tempino (34,1 km) sudah resmi dibuka untuk umum.
Sementara itu, Tempino–Simpang Ness (18,49 km) mulai berfungsi secara fungsional sejak September 2025.
Progres Ruas Palembang–Betung Capai 85 Persen
Di sisi lain, tim pembangunan mencatat kemajuan signifikan di ruas Palembang–Betung. Hingga akhir 2025, para pekerja sudah menyelesaikan lebih dari 85 persen pekerjaan. Dengan progres ini, pemerintah menargetkan ruas tersebut siap digunakan sepenuhnya pada 2026, termasuk Jembatan Musi V. Pemerintah berencana membuka jembatan tersebut untuk arus mudik Lebaran 2026.
Fokus Pembangunan Ruas Betung–Bayung Lencir
Tim konstruksi kini memusatkan pembangunan di ruas Betung–Bayung Lencir, khususnya pada dua seksi:
Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya
Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir
Dengan begitu, ruas ini menjadi penghubung utama menuju Provinsi Jambi. Jalur ini mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Dampak dan Harapan ke Depan
Secara keseluruhan, tol Palembang–Jambi memangkas waktu tempuh antarprovinsi secara signifikan. Lebih dari itu, kehadiran tol ini mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan secara lebih merata.









