Lulusan Sarjana Tak Selalu Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Dunia kerja global semakin tidak pasti. Gelar pendidikan tinggi tidak selalu menjamin karier stabil. Berdasarkan analisis Federal Reserve Bank of New York, beberapa jurusan kuliah mencatat tingkat pengangguran tinggi. Kondisi ini paling banyak dialami lulusan baru.

Selain itu, peneliti memakai data United States Census Bureau tahun 2024. Peneliti menelaah 73 jurusan kuliah. Mereka memusatkan perhatian pada lulusan usia 22–27 tahun yang telah meraih gelar sarjana atau lebih tinggi.

Tren Baru Dunia Kerja Global

Seiring perkembangan industri, perusahaan mengubah kebutuhan tenaga kerja. Teknologi berkembang cepat. Ekonomi global juga melambat. Akibatnya, persaingan kerja makin ketat.

Bahkan, jurusan yang dulu dianggap aman kini ikut terkena dampak.

Jurusan Seni dan Sosial Masih Rentan

Sementara itu, laporan dari Business Insider menunjukkan jurusan seni mendominasi daftar pengangguran tertinggi. Namun, data menempatkan antropologi di posisi pertama dengan angka mendekati 8 persen.

Berikut daftar jurusan dengan pengangguran tertinggi:

Baca Juga :  Mudik Gratis Lebaran 2026 Resmi Dibuka di Jambi

Antropologi — 7,9 persen

Teknik Komputer — 7,8 persen

Seni Rupa — 7,7 persen

Ilmu Komputer — 7 persen

Seni Pertunjukan — 7 persen

Arsitektur — 6,8 persen

Sejarah Seni — 6,7 persen

Fisika — 6,6 persen

Pendidikan Anak Usia Dini — 6,6 persen

Studi Lingkungan — 6,3 persen

Teknisi Medis — 6,2 persen

Bahasa Inggris — 6,1 persen

Hubungan Internasional — 6,1 persen

Underemployment Jadi Tantangan Baru

Di sisi lain, Kepala ekonom Glassdoor, Daniel Zhao, menilai pasar kerja yang sempit ikut mendorong tingginya pengangguran pada beberapa jurusan.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena underemployment. Banyak lulusan mengambil pekerjaan yang sebenarnya tidak membutuhkan gelar sarjana. Pada jurusan seni dan antropologi, angka underemployment bahkan melewati 50 persen.

Perlambatan Pasar Tenaga Kerja AS

Pada saat yang sama, pasar kerja di Amerika Serikat mengalami perlambatan. Negara itu mencatat pertumbuhan lapangan kerja terendah sejak 2003 di luar masa resesi.

Baca Juga :  Al Haris Gaspol ke Jakarta, Bawa Misi Hunian Layak untuk Warga

Meski begitu, perusahaan tidak melakukan PHK besar-besaran. Tingkat pengangguran umum masih relatif rendah. Namun, perusahaan mengurangi perekrutan dibanding beberapa tahun terakhir.

Data riset Goldman Sachs menunjukkan tren perekrutan dan pemutusan kerja sama-sama rendah. Kondisi itu mendorong kenaikan pengangguran pekerja muda.

Strategi Menghadapi Persaingan Kerja

Karena itu, Zhao menyarankan lulusan aktif membangun jaringan profesional. Mereka perlu memanfaatkan layanan karier kampus. Mereka juga perlu menjalin komunikasi dengan alumni.

Selain itu, lulusan perlu memperluas bidang pencarian kerja. Banyak keterampilan akademik bisa mereka pakai di sektor lain.

Peluang Lintas Disiplin Makin Terbuka

Sementara itu, profesor Hany Farid dari University of California Berkeley menilai lulusan ilmu komputer tidak harus mengejar perusahaan teknologi besar seperti Facebook, Google, atau Amazon.

Menurutnya, banyak peluang muncul di bidang lintas disiplin. Contohnya komputasi untuk penemuan obat, keuangan komputasional, dan humaniora digital.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai
Drama Korea Juni 2026 Banjir Genre Baru, Dari Dokter Pulau Terpencil Hingga Sekolah Penuh Konflik
Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H Lebih Awal, Visa Terbit Lewat Sistem Nusuk
Satu-Satunya di Dunia, Sukhoi Su-47 Jadi Batu Loncatan Rahasia Lahirnya Jet Tempur Rusia Modern
Veda Ega Lolos Drama Lap Akhir, Finis Kedelapan di Moto3 Italia
Dari Klub Kasta Empat ke Liga Champions, Como 1907 Disulap Pengusaha Indonesia Jadi Ikon Wisata Elite Italia
Ledakan K-Pop Animasi! KPop Demon Hunters Kuasai AMA 2026, “Golden” Sapu Bersih Piala Dunia Musik
Korsel Buka Bebas Visa untuk WNI, Liburan ke Negeri Ginseng Kini Lebih Mudah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00 WIB

Drama Korea Juni 2026 Banjir Genre Baru, Dari Dokter Pulau Terpencil Hingga Sekolah Penuh Konflik

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H Lebih Awal, Visa Terbit Lewat Sistem Nusuk

Senin, 1 Juni 2026 - 04:00 WIB

Satu-Satunya di Dunia, Sukhoi Su-47 Jadi Batu Loncatan Rahasia Lahirnya Jet Tempur Rusia Modern

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB

Veda Ega Lolos Drama Lap Akhir, Finis Kedelapan di Moto3 Italia

Berita Terbaru