KPK Ciduk Bupati Tulungagung Jawa Timur Gatut Sunu Wibowo

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), Gatut Sunu Wibowo, dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (10/4/2026) malam.

Tim penindakan KPK bergerak di Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat malam. Operasi itu menghasilkan penangkapan Gatut yang masih menjabat sebagai bupati.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan tersebut saat awak media meminta konfirmasi.

“Benar (OTT Bupati Tulungagung),” ujar Fitroh.

Baca Juga :  KPK Duga Pejabat Bea Cukai Terima Jatah Rp7 Miliar

KPK belum mengungkap detail perkara dalam operasi ini. Pimpinan KPK juga belum menjelaskan kronologi penangkapan, barang bukti, dan pihak lain yang ikut terjaring.

Tim KPK kini memeriksa sejumlah pihak dalam OTT. Tim mendalami dugaan tindak pidana korupsi melalui pemeriksaan intensif.

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak. Pimpinan KPK akan mengumumkan hasil gelar perkara setelah proses selesai.

Baca Juga :  KPK Usul Ketum Parpol Hanya 2 Periode, Ini Alasan dan Tujuannya

Gatut meraih kursi Bupati Tulungagung lewat Pilkada 2024. Ia pernah menjadi kader PDIP sebelum bergabung ke Partai Gerindra menjelang pemilihan.

Sebelum menjabat bupati, Gatut menjabat Wakil Bupati Tulungagung pada periode 2019–2023. Ia juga menjalankan usaha di bidang toko bangunan.

Pada awal 2026, KPK juga menangkap sejumlah kepala daerah lain. Beberapa berasal dari Jawa Timur, termasuk kepala daerah di Ponorogo dan Madiun.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang
OTT KPK Guncang Sukoharjo, Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah Seret Bupati Etik Suryani
Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh, Kajari: Kami Masih Menunggu LHP BPK
Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
KPK Kembali Bergerak, OTT di Langkat Seret Bupati Syah Afandin dalam Dugaan Korupsi PBJ
Polisi Aktif di BGN Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kejagung Ungkap Dugaan Permainan Food Tray
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WIB

Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:00 WIB

OTT KPK Guncang Sukoharjo, Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah Seret Bupati Etik Suryani

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:17 WIB

Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh, Kajari: Kami Masih Menunggu LHP BPK

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Berita Terbaru