GoTo Cetak Sejarah! Laba Rp 171 Miliar di Awal 2026, Kinerja Melejit

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencetak sejarah baru setelah berhasil membukukan laba bersih untuk pertama kalinya. Pada kuartal I 2026, perusahaan teknologi ini meraih laba bersih sebesar Rp 171 miliar.

Capaian tersebut berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu. Saat itu, GOTO masih mencatat rugi bersih Rp 367 miliar.

Pendapatan dan Nilai Transaksi Tumbuh Pesat

GOTO mendorong pertumbuhan kinerja melalui peningkatan pendapatan dan transaksi. Perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp 5,3 triliun atau tumbuh 26 persen secara tahunan.

Di sisi lain, nilai transaksi bruto (Gross Transaction Value/GTV) inti grup mencapai Rp 138 triliun. Total GTV bahkan menyentuh Rp 236 triliun, naik 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas pengguna di berbagai layanan GOTO, mulai dari transportasi, pesan-antar, hingga e-commerce.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Naik Tipis, Antam Update Rincian Terbaru per Gram

EBITDA Melonjak, Target Tahunan Dikejar

GOTO juga mencatat EBITDA grup yang disesuaikan sebesar Rp 907 miliar. Angka ini tumbuh 131 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Manajemen menargetkan EBITDA sepanjang 2026 berada di kisaran Rp 3,2 triliun hingga Rp 3,4 triliun. Target ini mencerminkan optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, menegaskan bahwa capaian laba bersih menjadi tonggak penting bagi perusahaan.

Menurut dia, tim berhasil meningkatkan pendapatan sekaligus menjaga disiplin biaya dalam beberapa tahun terakhir. Strategi tersebut mendorong GOTO menciptakan nilai nyata bagi konsumen, mitra pengemudi, dan pelaku usaha.

Arus Kas Positif Perkuat Fundamental

Sepanjang kuartal I 2026, GOTO juga membukukan arus kas bebas disesuaikan sebesar Rp 1,3 triliun. Hasil ini menandakan kondisi keuangan yang semakin sehat.

Baca Juga :  Malaysia Subsidi Tukar Tambah Mobil Tua

Perusahaan juga mencatat imbal jasa e-commerce dari Tokopedia sebesar Rp 288 miliar.

Direktur Keuangan GOTO, Simon Ho, menyebut pertumbuhan pendapatan melampaui kenaikan biaya operasional. Kondisi ini terjadi di sektor fintech maupun layanan on-demand.

Teknologi AI Tekan Biaya dan Tingkatkan Layanan

GOTO mempercepat efisiensi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Perusahaan menggunakan AI untuk menekan biaya layanan sekaligus meningkatkan interaksi pengguna.

Selain itu, teknologi tersebut membantu meningkatkan konversi transaksi di platform.

Manajemen menilai strategi teknologi mulai menunjukkan hasil nyata. GOTO pun memasuki sisa tahun 2026 dengan posisi arus kas yang kuat dan neraca keuangan yang solid.

Dengan kondisi tersebut, GOTO optimistis mampu menjaga pertumbuhan sekaligus memperkuat profitabilitas di tengah dinamika ekonomi global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Promo Shopee 21 Juni 2026 Bikin Heboh, Mie Gacoan Rp1 hingga Diskon Besar Menanti Pemburu Cuan
Tembus 1 Juta UMK, Sertifikasi Halal Gratis Jadi Senjata Baru Pelaku Usaha Rebut Pasar Lebih Luas
Banyak Sarjana Tak Terserap, Industri Justru Kekurangan Talenta yang Sesuai Kebutuhan
Harga Emas Perhiasan Melonjak Hari Ini 20 Juni 2026, Selisih Kadar 5K dan 24K Hampir Rp1,9 Juta per Gram
Mulai Juli 2026, BI Perketat Beli Dolar, Transaksi di Atas US$10 Ribu Wajib Dokumen
Harga Emas Antam di Pegadaian Pecah Level Rp2,78 Juta, Investor Langsung Pasang Mata
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Rp418 Triliun Mengalir dari BI, Bank BUMN Jadi Penerima Terbesar Insentif Likuiditas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 21 Juni 2026 Bikin Heboh, Mie Gacoan Rp1 hingga Diskon Besar Menanti Pemburu Cuan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:44 WIB

Tembus 1 Juta UMK, Sertifikasi Halal Gratis Jadi Senjata Baru Pelaku Usaha Rebut Pasar Lebih Luas

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Banyak Sarjana Tak Terserap, Industri Justru Kekurangan Talenta yang Sesuai Kebutuhan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:30 WIB

Harga Emas Perhiasan Melonjak Hari Ini 20 Juni 2026, Selisih Kadar 5K dan 24K Hampir Rp1,9 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:00 WIB

Mulai Juli 2026, BI Perketat Beli Dolar, Transaksi di Atas US$10 Ribu Wajib Dokumen

Berita Terbaru