JAKARTA – Persaingan smartwatch premium diperkirakan memasuki fase baru pada 2026. Samsung kini mengarahkan fokus pengembangan Galaxy Watch Ultra 2 pada dua aspek yang paling banyak mendapat perhatian pengguna, yakni daya tahan baterai dan efisiensi kinerja.
Sejumlah bocoran terbaru menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya meningkatkan kapasitas baterai secara signifikan, tetapi juga mengadopsi platform wearable terbaru dari Qualcomm. Melalui kombinasi tersebut, Samsung berupaya menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih lama sekaligus performa yang lebih responsif dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Apabila seluruh informasi yang beredar terbukti akurat, Galaxy Watch Ultra 2 berpeluang menjadi salah satu smartwatch premium dengan daya tahan baterai terbaik yang pernah Samsung hadirkan.
Baterai Lebih Besar untuk Aktivitas Seharian
Sejumlah laporan mengungkap bahwa Galaxy Watch Ultra 2 akan mengusung baterai berkapasitas terukur 784mAh. Samsung kemungkinan memasarkan komponen tersebut sebagai baterai berkapasitas tipikal 800mAh.
Kapasitas itu meningkat sekitar 35 persen dibanding Galaxy Watch Ultra generasi pertama yang mengandalkan baterai 590mAh. Dengan peningkatan tersebut, Samsung menghadirkan salah satu pembaruan terbesar yang pernah muncul pada lini smartwatch premiumnya.
Langkah ini sejalan dengan kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat wearable dengan waktu penggunaan lebih panjang. Karena itu, Samsung tampaknya mengombinasikan peningkatan kapasitas baterai dengan optimalisasi perangkat keras dan perangkat lunak agar konsumsi daya menjadi lebih efisien.
Selain memperpanjang masa pakai perangkat, baterai yang lebih besar juga memungkinkan pengguna mengakses fitur kesehatan, olahraga, GPS, hingga konektivitas secara lebih leluasa tanpa harus sering mencari pengisi daya.
Snapdragon Wear Elite Perkuat Performa
Di sisi lain, Samsung juga dikabarkan akan membekali Galaxy Watch Ultra 2 dengan Snapdragon Wear Elite, chipset wearable terbaru dari Qualcomm.
Qualcomm memperkenalkan platform tersebut dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026. Perusahaan membangun chipset itu dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer yang mampu meningkatkan efisiensi daya dibanding generasi sebelumnya.
Menurut klaim Qualcomm, Snapdragon Wear Elite mampu menghemat konsumsi energi hingga 30 persen. Tidak hanya itu, chipset tersebut juga menawarkan peningkatan performa CPU hingga lima kali lebih cepat dan kemampuan grafis hingga tujuh kali lebih tinggi.
Berkat peningkatan tersebut, pengguna dapat menjalankan aplikasi dengan lebih lancar, membuka menu lebih cepat, dan menikmati pengalaman navigasi yang lebih responsif.
AI Hadir Langsung di Smartwatch
Selain mengandalkan performa tinggi, Qualcomm juga melengkapi Snapdragon Wear Elite dengan Neural Processing Unit (NPU) khusus untuk pemrosesan kecerdasan buatan.
Melalui teknologi ini, smartwatch dapat menjalankan berbagai fitur AI langsung di perangkat tanpa harus terus bergantung pada koneksi internet atau layanan cloud.
Alhasil, pengguna berpotensi memperoleh respons yang lebih cepat, konsumsi daya yang lebih hemat, serta perlindungan privasi yang lebih baik karena perangkat memproses sebagian data secara lokal.
Sementara itu, Samsung juga menyiapkan integrasi yang lebih erat antara Galaxy AI dan Samsung Health guna menghadirkan pengalaman pemantauan kesehatan yang lebih personal dan cerdas.
Samsung Siapkan Strategi Baru
Rumor penggunaan Snapdragon Wear Elite langsung menarik perhatian pengamat industri. Pasalnya, selama beberapa tahun terakhir Samsung lebih sering mengandalkan prosesor Exynos untuk lini Galaxy Watch.
Karena itu, keputusan menggunakan chipset Qualcomm memunculkan spekulasi bahwa Samsung tengah mengevaluasi strategi perangkat wearable premiumnya. Perusahaan kemungkinan mencari kombinasi terbaik antara performa, efisiensi daya, dan kemampuan AI agar mampu bersaing lebih agresif di pasar global.
Meski demikian, Samsung masih belum mengungkap spesifikasi resmi Galaxy Watch Ultra 2.
Daya Tahan Bisa Tembus Tiga Hari
Sejumlah analis industri memperkirakan kombinasi baterai berkapasitas besar dan chipset hemat daya akan menghasilkan peningkatan daya tahan yang signifikan.
Bahkan, beberapa laporan memperkirakan Galaxy Watch Ultra 2 mampu beroperasi lebih dari tiga hari dalam satu kali pengisian daya pada pola penggunaan tertentu. Jika prediksi tersebut menjadi kenyataan, Samsung berpotensi menghadirkan salah satu smartwatch Wear OS dengan ketahanan baterai terbaik di segmen premium.
Meski begitu, Samsung masih perlu membuktikan seluruh klaim tersebut melalui pengujian resmi saat peluncuran nanti.
Jadwal Peluncuran
Samsung diperkirakan akan memperkenalkan Galaxy Watch Ultra 2 bersama Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch 9 Classic dalam acara Galaxy Unpacked pada pertengahan 2026.
Selain meluncurkan lini smartwatch terbaru, Samsung juga diyakini akan memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 pada acara yang sama.
Melalui rangkaian produk tersebut, Samsung menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ekosistem perangkat pintar melalui integrasi AI, efisiensi energi, dan konektivitas yang semakin canggih.
Hingga saat ini, Samsung masih merahasiakan harga, spesifikasi final, dan jadwal pemasaran global Galaxy Watch Ultra 2. Namun demikian, berbagai bocoran yang beredar telah memberikan gambaran bahwa perangkat ini berpotensi menjadi salah satu smartwatch paling menarik pada 2026.
FAQ
Apakah Galaxy Watch Ultra 2 membawa baterai lebih besar?
Ya. Sejumlah bocoran menyebut Galaxy Watch Ultra 2 akan menggunakan baterai berkapasitas terukur 784mAh atau sekitar 800mAh kapasitas tipikal.
Chipset apa yang digunakan Galaxy Watch Ultra 2?
Samsung dikabarkan akan menggunakan Snapdragon Wear Elite terbaru dari Qualcomm yang hadir dengan teknologi fabrikasi 3nm.
Berapa lama daya tahan baterainya?
Samsung belum mengungkap angka resmi. Namun, sejumlah laporan memperkirakan perangkat ini mampu bertahan lebih dari tiga hari dalam satu kali pengisian daya.
Apakah Galaxy Watch Ultra 2 mendukung AI?
Ya. Snapdragon Wear Elite memiliki NPU khusus yang memungkinkan smartwatch menjalankan berbagai fitur AI langsung di perangkat.(Tim)









