JAKARTA – BYD kembali mengguncang pasar kendaraan listrik China lewat peluncuran Atto 3 generasi terbaru. Pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu tidak hanya menyegarkan tampilan crossover listrik andalannya, tetapi juga menyuntikkan teknologi yang biasanya hadir di mobil premium.
Kini, BYD Atto 3 sanggup menempuh jarak hingga 630 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Selain itu, BYD juga menghadirkan sistem bantuan berkendara berbasis LiDAR yang membuat persaingan SUV listrik di China semakin panas.
Langkah agresif tersebut memperlihatkan ambisi BYD untuk mempertahankan dominasi pasar kendaraan listrik domestik sekaligus menekan rival-rival baru yang terus bermunculan di segmen crossover elektrik.
Desain Baru Lebih Modern dan Futuristis
BYD menyematkan bahasa desain “Dragon Face” terbaru pada Atto 3 generasi ketiga. Bagian depan tampil lebih rata dengan lampu utama yang semakin ramping sehingga memberi kesan modern dan aerodinamis.
Selain itu, BYD juga merancang ulang gagang pintu menjadi lebih tersembunyi. Di bagian belakang, lampu horizontal lebar dengan pola pencahayaan menyerupai anyaman membuat tampilan SUV listrik ini terlihat lebih premium.
Secara dimensi, Atto 3 terbaru memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.675 mm dengan wheelbase mencapai 2.770 mm. Ukuran tersebut membuat kabin terasa lapang untuk penggunaan keluarga maupun perjalanan jarak jauh.
Kabin Lebih Canggih dan Praktis
Masuk ke dalam kabin, BYD langsung menghadirkan nuansa futuristis melalui layar tengah mengambang berukuran besar yang menjalankan sistem DiLink terbaru.
Pabrikan itu juga memasang setir dua palang baru, head-up display, hingga tuas transmisi yang kini berpindah ke kolom kemudi sehingga area konsol tengah terasa lebih lega.
Tak hanya fokus pada teknologi, BYD turut meningkatkan aspek fungsionalitas. Atto 3 terbaru kini memiliki bagasi depan berkapasitas 180 liter dan ruang penyimpanan belakang hingga 750 liter.
Selain itu, pengisian daya ponsel nirkabel 50W membuat pengalaman berkendara semakin praktis bagi pengguna modern.
Teknologi LiDAR dan “God’s Eye” Jadi Senjata Baru
Salah satu pembaruan paling mencolok hadir lewat fitur opsional DiPilot 300 “God’s Eye B”. Teknologi ini memanfaatkan LiDAR serta 30 sensor untuk membantu sistem berkendara semi-otonom.
Fitur tersebut mendukung navigasi otomatis di jalan raya maupun area perkotaan. Bahkan, mobil juga mampu melakukan parkir otomatis dengan lebih presisi.
Kehadiran teknologi tersebut menunjukkan bahwa BYD mulai membawa fitur-fitur advanced driver assistance system (ADAS) ke segmen kendaraan yang lebih luas, bukan hanya mobil kelas atas.
Pakai Penggerak Roda Belakang, Performa Lebih Menarik
BYD membangun Atto 3 terbaru di atas platform e-Platform 3.0 Evo dan mengubah konfigurasi penggeraknya menjadi roda belakang atau rear wheel drive (RWD).
Perubahan itu membuat karakter berkendara crossover listrik ini diprediksi lebih stabil dan menyenangkan dibanding model sebelumnya.
Untuk performa, BYD menyediakan motor listrik dengan tenaga 200 kW dan 240 kW. Sementara itu, pilihan baterainya terdiri dari Blade Battery generasi kedua berkapasitas 57,5 kWh dan 68,5 kWh.
Dalam kondisi penuh, varian standar mampu menjelajah hingga 540 km. Sedangkan varian tertinggi dapat mencapai 630 km.
BYD juga membekali mobil ini dengan teknologi flash charging yang membuat proses pengisian daya berlangsung jauh lebih cepat.
Dampaknya terhadap Pasar Mobil Listrik China
Peluncuran Atto 3 generasi baru berpotensi memperketat persaingan crossover listrik di China. Sebab, BYD kini tidak hanya mengandalkan harga kompetitif, tetapi juga membawa teknologi yang selama ini identik dengan merek premium.
Kombinasi jarak tempuh panjang, fitur LiDAR, serta penggerak roda belakang membuat Atto 3 berpotensi menekan penjualan rival-rival seperti Aion, Geely, Changan, hingga Tesla di segmen SUV listrik kompak.
Selain itu, strategi BYD memperlihatkan tren baru industri otomotif China, yakni menghadirkan fitur teknologi tinggi ke kendaraan dengan harga yang semakin terjangkau.
Suspensi dan Kendali Lebih Pintar
Untuk mendukung kenyamanan, BYD memasang suspensi independen MacPherson di depan dan lima-link di belakang.
Mobil ini juga mendapat sistem kontrol bodi peredam cerdas DiSus-C, kontrol torsi iTAC 2.0, serta fitur stabilitas ban pecah TBC.
Kombinasi teknologi tersebut membuat Atto 3 terbaru tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga stabilitas dan keamanan berkendara.
Harga BYD Atto 3 Terbaru di China
Di pasar China, BYD menjual Atto 3 generasi terbaru dengan harga mulai 119.900 yuan hingga 149.900 yuan.
Jika dikonversikan ke rupiah, harga crossover listrik tersebut berada di kisaran Rp313 jutaan sampai Rp392 jutaan.
FAQ
Berapa jarak tempuh BYD Atto 3 terbaru?
Varian tertinggi mampu menempuh hingga 630 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Apa teknologi baru yang paling menonjol?
BYD menghadirkan fitur DiPilot 300 “God’s Eye B” berbasis LiDAR dengan dukungan 30 sensor.
Apakah BYD Atto 3 terbaru menggunakan penggerak roda depan?
Tidak. Generasi terbaru kini memakai penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD).
Berapa kapasitas baterainya?
BYD menyediakan dua opsi baterai Blade generasi kedua, yaitu 57,5 kWh dan 68,5 kWh.
Berapa harga BYD Atto 3 terbaru?
Di China, harga mobil ini mulai dari 119.900 yuan hingga 149.900 yuan atau sekitar Rp313 juta sampai Rp392 juta.
Penulis : Mosa
Editor : Ichwan Diaspora









