BPOM Raih Status WLA

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Akhir tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia resmi mendapat pengakuan dari World Health Organization (WHO) sebagai WHO Listed Authority (WLA) untuk regulasi produk medis, khususnya vaksin. Dengan pengakuan ini, BPOM kini sejajar dengan otoritas regulator global ternama.

Pengakuan ini menjadi tonggak sejarah karena Indonesia menjadi negara berkembang pertama yang memenuhi standar internasional tertinggi dalam regulasi obat dan vaksin. Proses evaluasi berlangsung sejak 2023 hingga 2025. Hasil evaluasi menunjukkan BPOM mampu menjamin keamanan, mutu, dan khasiat obat serta vaksin setara standar dunia.

Strategi dan Manfaat Bagi Indonesia

Selain itu, status WLA memberi berbagai keuntungan strategis. Industri farmasi nasional semakin kuat karena standar regulasi Indonesia diakui dunia. Peluang ekspor produk medis semakin luas, sehingga pertumbuhan ekonomi dan ketahanan rantai pasok kesehatan ikut terdukung. Reputasi Indonesia di diplomasi kesehatan global meningkat, yang pada gilirannya membuka peluang kerja sama internasional lebih luas.

Baca Juga :  Emas Tembus US$ 5.000, Investor Bidik Level Selanjutnya

Status WLA juga memperkuat posisi BPOM sebagai regulator kredibel, transparan, dan berstandar global. Para pelaku industri farmasi, investor, dan mitra global kini lebih percaya dengan sistem pengawasan obat dan vaksin Indonesia.

Peluang bagi Industri Kesehatan dan Farmasi

Selain manfaat regulasi, BPOM bisa mendorong peningkatan produksi dalam negeri. Selain itu, industri farmasi Indonesia dapat memperluas akses pasar internasional dan mempercepat ekspor obat serta vaksin. Dengan kata lain, pengakuan berbasis sains memberi kepastian hukum dan teknis bagi pelaku usaha, serta menegaskan komitmen Indonesia terhadap standar global yang transparan dan andal.

Baca Juga :  Emas Melejit, Rp 3 Juta per Gram

Health Forum CNBC Indonesia

Untuk itu, CNBC Indonesia menggelar Health Forum dengan tema:

“BPOM Raih Status WLA, Apa Untungnya Bagi Pelaku Usaha?”

Acara berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 15.00-17.00 WIB. Forum menghadirkan pembicara dari berbagai pemangku kepentingan, antara lain:

Taruna Ikrar – Kepala BPOM

William Adi Teja – Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Prekursor, dan Zat Adiktif

Shadiq Akasya – Direktur Utama Bio Farma

FX Sudirman – CEO Biotis Pharmaceuticals.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas
Promo Shopee 19 Juni 2026 Meledak Hari Ini, Adidas Gelar Diskon Terakhir dan Flash Sale Malam Siap Diserbu
Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pertamax Green 95 Tembus 180 SPBU, Pertamina Buka Akses BBM Ramah Lingkungan Lebih Luas

Berita Terbaru