JAMBI – Bank Jambi memperpanjang jam operasional ATM di kantor cabang untuk menjaga kelancaran transaksi nasabah selama pemulihan sistem digital. Kebijakan ini mulai berlaku Senin (20/4). ATM kini melayani transaksi pukul 08.00 WIB sampai 20.00 WIB.
Bank Buka Akses ATM Lebih Lama
Direktur Treasury, Dana, IT dan Digital Bank Jambi, Achmad Nunung, menjelaskan bahwa kebijakan ini memberi ruang lebih luas bagi nasabah untuk bertransaksi. Ia juga menyebut Bank Indonesia menyetujui langkah tersebut sebagai kebijakan darurat yang terukur.
Bank Akselerasi Pemulihan Sistem Digital
Bank Jambi mempercepat pemulihan sistem digital secara bertahap. Tahap pertama berjalan sejak 14 Maret 2026 dan mengaktifkan 66 mesin ATM di kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor fungsional.
Tahap kedua mulai 20 April 2026. Bank mengoperasikan 9 ATM di area perkantoran pemerintah daerah. Bank juga menjalankan 15 mesin Cash Recycle Machine (CRM).
CRM Permudah Tarik dan Setor Tunai
Bank Jambi mengoperasikan CRM untuk memudahkan nasabah menarik dan menyetor uang tanpa teller. Fasilitas ini mempercepat transaksi dan meningkatkan efisiensi layanan di lapangan.
Bank Tetap Layani Nasabah di Akhir Pekan
Bank Jambi menjalankan layanan weekend banking sejak akhir Februari. Bank juga mempertahankan jam operasional ATM di luar kantor cabang sesuai jam kerja instansi, yaitu pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.
Bank Fokus Perbaiki Mobile Banking
Manajemen Bank Jambi fokus memperbaiki layanan mobile banking agar kembali stabil dan aman. Bank juga menerapkan Core Banking System versi terbaru dan memperkuat infrastruktur teknologi informasi untuk meningkatkan keamanan sistem.
Bank Perkuat Koordinasi dengan Regulator
Bank Jambi terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam proses pemulihan sistem. Manajemen memastikan setiap tahap berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan standar keamanan tinggi.
Bank Targetkan Layanan Kembali Normal
Bank Jambi menyampaikan apresiasi kepada regulator dan nasabah atas dukungan selama masa transisi. Bank menargetkan seluruh layanan digital kembali normal setelah sistem mencapai stabilitas penuh.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora