AXA Mandiri Tunggu Regulasi, Siapkan Langkah Investasi Emas di Asuransi Jiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – AXA Mandiri Financial Services membuka peluang penambahan instrumen emas dalam portofolio investasi asuransi jiwa. Namun, perusahaan masih menunggu kepastian regulasi dan kesiapan industri sebelum mengambil langkah tersebut.

Chief Investment Officer AXA Mandiri, Erika Marthalina, menyampaikan perusahaan melihat emas sebagai aset lindung nilai yang mampu menjaga nilai kekayaan saat terjadi tekanan ekonomi atau gejolak geopolitik. Meski begitu, perusahaan belum bisa langsung masuk ke instrumen tersebut karena aturan investasi di industri asuransi masih terbatas.

“Industri asuransi membutuhkan regulasi yang lebih lengkap agar bisa menempatkan dana pada emas secara optimal,” kata Erika di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Juni 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Stabil Tanpa Perubahan

Saat ini AXA Mandiri mengelola dana investasi nasabah dengan strategi konservatif dan menempatkan porsi terbesar pada obligasi. Perusahaan juga mengalokasikan dana ke deposito, saham, dan reksa dana untuk menjaga keseimbangan antara imbal hasil dan stabilitas jangka panjang.

AXA Mandiri juga menawarkan produk Mandiri Wealth Signature USD untuk memberikan perlindungan nilai aset dalam mata uang dolar Amerika Serikat. Perusahaan menilai produk berbasis valuta asing ini membantu nasabah menghadapi risiko pelemahan rupiah.

Baca Juga :  Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini 14 Juli 2026 Naik, Galeri 24 Salip Antam dan UBS di Banyak Pecahan

Erika menegaskan perusahaan belum menempatkan dana pada emas fisik maupun instrumen berbasis emas seperti ETF. Ia menyebut AXA Mandiri masih memantau perkembangan regulasi sebelum masuk ke instrumen tersebut.

“Kami menunggu kesiapan regulasi dan kesiapan industri untuk mengakomodasi investasi emas secara menyeluruh,” ujarnya.

Meski belum masuk ke pasar emas, AXA Mandiri melihat potensi diversifikasi melalui logam mulia tetap terbuka. Perusahaan menilai emas fisik cocok untuk investasi jangka panjang, sementara ETF menawarkan fleksibilitas dan likuiditas lebih tinggi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
BNI Tebar Cashback hingga Rp15 Juta untuk Investor ORI030, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Juni 2026, Antam Termahal, Cek Tarif UBS dan Galeri24 Sebelum Beli
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026 Masih Bertahan, Simak Rincian Lengkap Semua Pecahan dan Buyback Terbaru
CSAP Tebar Dividen Rp22,7 Miliar, Catur Sentosa Tancap Gas Buka Gerai Baru di Tengah Tantangan Ekonomi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 Juni 2026, Galeri 24 dan UBS Terkoreksi, Antam Tetap Kokoh
Harga Emas Antam Hari Ini 26 Juni 2026 Ambles Lebih dari Rp500 Ribu dari Rekor, Saat Tepat Mulai Borong?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:00 WIB

Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Senin, 13 Juli 2026 - 18:00 WIB

BNI Tebar Cashback hingga Rp15 Juta untuk Investor ORI030, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Juni 2026, Antam Termahal, Cek Tarif UBS dan Galeri24 Sebelum Beli

Senin, 29 Juni 2026 - 06:08 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026 Masih Bertahan, Simak Rincian Lengkap Semua Pecahan dan Buyback Terbaru

Berita Terbaru