Asing Lepas Saham, IHSG Guncang!

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Perdagangan kemarin, Kamis (26/2/2026), investor asing membeli saham senilai Rp 341,3 miliar. Meski demikian, mereka melepas saham di beberapa emiten secara signifikan. Total nilai penjualan asing mencapai Rp 8,122 triliun dari total transaksi Rp 16,584 triliun. Hal ini menunjukkan tekanan jual tetap kuat di pasar.

Profit Taking Terjadi di Saham yang Naik Tajam

Selain itu, sektor-sektor yang sebelumnya naik tajam mengalami aksi jual asing. Kondisi ini menunjukkan bahwa investor mengambil keuntungan atau melakukan profit taking.

BNBR dan BBCA Jadi Pusat Pelepasan Saham Asing

Sebagai contoh, investor melepas Bakrie & Brothers (BNBR) senilai Rp 431,8 miliar di pasar negosiasi. Sementara itu, mereka juga melepas saham Bank Central Asia (BBCA) di pasar reguler senilai Rp 149,7 miliar, menjadikan saham ini pusat net foreign sell.

Baca Juga :  Harga Emas Naik Tipis, Buyback Melonjak

Bank Jumbo Lain Masih Menarik Minat Asing

Di sisi lain, investor membeli saham beberapa bank besar. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat net buy senilai Rp 172,3 miliar, sedangkan Bank Mandiri (BMRI) memperoleh pembelian bersih Rp 73 miliar.

Tekanan Jual Muncul di Sektor Lain

Selain itu, investor melepas saham Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) dan Bukit Uluwatu Villa (BUVA) masing-masing senilai Rp 104,8 miliar dan Rp 104,4 miliar.

IHSG Terkoreksi, Tapi Koreksi Sempat Dipangkas

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona merah. Namun, indeks sempat memangkas koreksi sebelum penutupan. IHSG turun 86,97 poin atau 1,05% ke level 8.235,26. Sekitar 1,5 jam sebelum penutupan, indeks sempat anjlok hampir 2%.

Baca Juga :  Honda Supra GTR 150 2026: Sporty dan Irit 50 Km/L

Aktivitas Perdagangan dan Kapitalisasi Pasar

Selain itu, investor memperdagangkan 958 saham. Dari jumlah ini, 594 saham turun, 157 naik, dan 207 stagnan. Investor melakukan transaksi senilai Rp 27,85 triliun dengan volume 54,04 miliar saham melalui 3,09 juta kali transaksi. Akibatnya, kapitalisasi pasar turun menjadi Rp 14.744 triliun.

Bukit Uluwatu Villa Menjadi Pemberat Utama IHSG

Terakhir, investor membuat Bukit Uluwatu Villa (BUVA) menjadi pemberat utama IHSG dengan kontribusi -5,11 poin. Saham VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) dan IMPC masing-masing membebani indeks -5,08 poin dan -5,02 poin.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Promo Shopee 20 Juni 2026 Bikin Belanja Makin Hemat, Ada Diskon Rp200 Ribu hingga Flash Sale Eksklusif
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:39 WIB

Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24

Berita Terbaru