Palembang – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 serta progres pembangunan Jembatan Musi V. Proyek ini menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang strategis di Sumatera Selatan.
AHY didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Ogan Komering Ilir H. Muchendi Mahzareki, Direktur Human Capital dan Legal Muhammad Fauzan, dan EVP Divisi Pembangunan Jalan Tol Pulung Satyo Anggono. Kehadiran mereka memperkuat koordinasi langsung di lapangan.
Progres Konstruksi Jalan Tol dan Jembatan
Hutama Karya mencatat pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 mencapai 89,91%, sementara pembebasan lahan mencapai 93,85%. Jembatan Musi V menyelesaikan konstruksinya hingga 96%.
AHY menekankan pentingnya kualitas konstruksi untuk konektivitas jangka panjang.
“Pastikan Jembatan Musi V benar-benar kuat dan andal. Selain itu, tuntaskan pembangunan jalan tol ini untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Jembatan Musi V, Kunci Konektivitas Tol
Jembatan Musi V memiliki panjang 1.684 meter dan menghubungkan Gandus di Palembang dengan Banyuasin. Struktur ini menyatukan ruas tol yang sebelumnya terpisah, sehingga arus kendaraan berjalan lebih lancar.
Dengan hadirnya jembatan, pengendara dapat menempuh perjalanan Palembang–Betung dalam sekitar 1 jam, turun signifikan dari sebelumnya 3–4 jam. Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 beroperasi terbatas saat mudik dan balik Lebaran 2026, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesiapan operasional.
Dorongan Percepatan dan Kualitas Konstruksi
Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyatakan kunjungan AHY mendorong seluruh pihak menjaga kualitas konstruksi dan mempercepat penyelesaian proyek.
Selain itu, Jalan Tol Palembang–Betung dan Jembatan Musi V memperlancar arus logistik, menurunkan biaya distribusi, meningkatkan daya saing wilayah, dan menjadi ikon baru pembangunan di Sumatera Selatan.
Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera
Hutama Karya membangun Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang ±1.235 km, baik yang sudah beroperasi maupun masih dalam konstruksi. Beberapa ruas tol yang telah beroperasi antara lain:
Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km)
Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km)
Palembang – Indralaya (22 km)
Indralaya – Prabumulih (64 km)
Betung – Jambi Seksi 3 (33,6 km)
Bengkulu – Taba Penanjung (16,725 km)
Pekanbaru – Dumai (132 km)
Medan – Binjai (17 km)
Binjai – Langsa Seksi Binjai – Pangkalan Brandan (58 km)
Pekanbaru – XIII Koto Kampar (55,4 km)
Padang – Sicincin (35,45 km)
Indrapura – Kisaran (48 km)
Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Sinaksak (91 km)
Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (49 km)
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora