Pemprov Bengkulu Klarifikasi Isu Biro Umum: Efisiensi Anggaran Dikebut

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu membantah dugaan pelanggaran di lingkungan Biro Umum. Pemprov juga menegaskan komitmen memperkuat pengelolaan keuangan daerah melalui kebijakan efisiensi anggaran.

Sekretaris Daerah Bengkulu Herwan Antoni bersama Asisten I Khairil Anwar dan Kepala BKD Rusmayadi menyampaikan klarifikasi tersebut di Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (27/3). Mereka memanggil seluruh pihak yang tercantum dalam pemberitaan untuk memberikan keterangan.

“Seluruh pejabat terkait sudah kami panggil, mulai dari Kepala Biro hingga ASN yang disebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada pihak yang mengakui maupun mengetahui dugaan tersebut,” ujar Herwan.

Baca Juga :  Persit Kodim 0417/Kerinci Gelar Donor Darah HUT ke-80

Pemprov mencatat seluruh hasil klarifikasi dalam berita acara resmi. Pemerintah juga menegaskan komitmen menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN). Pemprov meminta semua pihak tidak melakukan tindakan yang merugikan institusi.

Di sisi lain, Pemprov Bengkulu menyiapkan kebijakan efisiensi anggaran untuk memenuhi target belanja pegawai di bawah 30 persen pada 2027 sesuai regulasi.

Pemprov menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari moratorium penerimaan pegawai, pembatasan mutasi, hingga penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Pemprov juga menjalankan simulasi berbagai skenario kebijakan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan.

Baca Juga :  Sekda Sungai Penuh Sidak SKPD Pasca Perubahan SOTK

Pemprov turut mendorong peningkatan pendapatan daerah dan efisiensi penggunaan energi. Langkah ini mencakup pengendalian penggunaan bahan bakar minyak (BBM) oleh ASN.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat menjaga stabilitas fiskal daerah dan meningkatkan kinerja aparatur. Pemprov juga ingin memastikan pelayanan publik tetap optimal. Selain itu, pemerintah membuka ruang evaluasi dan pengawasan berkelanjutan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern
Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi
Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat
Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar
DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit
Wali Kota Alfin Gandeng DPD RI dan OJK, Dorong UMKM Sungai Penuh Naik Kelas
Wawako Azhar dan Danrem Tinjau Koperasi Merah Putih di Sungai Penuh, Target Dikebut
Inflasi Kerinci Masih Tinggi, HIMSAK Soroti Lemahnya Tata Kelola Pangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:04 WIB

CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:12 WIB

Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:47 WIB

Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:44 WIB

Tabungan Masyarakat Jadi Motor Penggerak Ekonomi Sumbar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:00 WIB

DPRD Sumbar Setujui Tambahan Modal Jamkrida, Mahyeldi Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Kredit

Berita Terbaru