Generasi Muda Menjauh, Demokrasi Jambi Tergelincir ke Peringkat 26 Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Indeks demokrasi Provinsi Jambi masih tertinggal. Saat ini, Jambi berada di peringkat 26 dari 34 provinsi di Indonesia.
Partisipasi Pemilih Jadi Sorotan
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jambi, Apani Saharudin, menyampaikan hal itu dalam Focus Group Discussion (FGD), Selasa (21/11/2023). Ia menilai partisipasi pemilih belum optimal.
Pada Pemilu 2019, partisipasi pemilih mencapai 81 persen. Namun, angka itu turun pada Pilgub Jambi 2020 menjadi 74 persen.
“Banyak pemilih dari kalangan milenial dan generasi Z tidak menggunakan hak pilih. Mereka berusia di bawah 25 tahun,” kata Apani.
Pemilih Muda Hadapi Kendala Nyata
Selanjutnya, Apani menjelaskan kendala yang dihadapi pemilih pemula. Salah satunya perbedaan domisili dengan
lokasi daftar pemilih.
“Banyak pemilih terdaftar di desa. Namun, mereka kuliah atau sekolah di kota atau luar provinsi. Kondisi ini membuat mereka sulit menyalurkan hak pilih,” ujarnya.
Sosialisasi Masih Lemah
Di sisi lain, kurangnya sosialisasi menurunkan kesadaran politik pemilih muda. Karena itu, banyak dari mereka belum memahami pentingnya menggunakan hak suara.
Kesbangpol Perkuat Edukasi Pemilih
Untuk itu, Kesbangpol Jambi mendorong peningkatan partisipasi. Mereka memperluas edukasi politik untuk pemilih pemula.
Selain itu, Kesbangpol rutin menggelar FGD. Kegiatan ini menyasar kalangan muda.
“Kami gencarkan sosialisasi agar kesadaran pemilih meningkat menjelang Pemilu 2024,” jelas Apani.
Media Punya Peran Strategis
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra, mengapresiasi kolaborasi pemerintah dan media.
Ia menilai media memiliki peran strategis. Media menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.
“Media harus hadir dengan informasi yang mencerahkan dan tidak memihak,” kata dia.
Ia menegaskan pentingnya momentum Pemilu 2024. Menurutnya, media perlu aktif menyebarkan informasi yang positif dan edukatif.
Baca Juga :  Internet RI Meledak di 2026, APJII Ungkap 235 Juta Warga Kini Hidup Online

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

DPR Siapkan Revisi UU Pemilu, Komisi II Buka Ruang Publik
Dari Pengacara ke Kursi Bupati, Annisa Suci Ramadhani Ukir Sejarah di Sumbar
Golkar Buka Suara soal Kasus Bollard dan SP2 Fahruddin
DPW dan DPD PSI Jambi Resmi Dikukuhkan, Eks Kader PAN Dominasi Struktur, Romi Bidik DPR RI
KPK Usul Ketum Parpol Hanya 2 Periode, Ini Alasan dan Tujuannya
PKB–Pemprov Bengkulu Makin Solid, Helmi Hasan Puji Dukungan
Musda Demokrat Jambi Segera Digelar, Semua Kader Berpeluang Jadi Ketua DPD
Tiga Kandidat Ketua DPC PKB Sungai Penuh Jalani UKK, Arip Almalik Menguat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:00 WIB

DPR Siapkan Revisi UU Pemilu, Komisi II Buka Ruang Publik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:00 WIB

Dari Pengacara ke Kursi Bupati, Annisa Suci Ramadhani Ukir Sejarah di Sumbar

Rabu, 29 April 2026 - 22:30 WIB

Golkar Buka Suara soal Kasus Bollard dan SP2 Fahruddin

Minggu, 26 April 2026 - 07:29 WIB

DPW dan DPD PSI Jambi Resmi Dikukuhkan, Eks Kader PAN Dominasi Struktur, Romi Bidik DPR RI

Sabtu, 25 April 2026 - 07:00 WIB

KPK Usul Ketum Parpol Hanya 2 Periode, Ini Alasan dan Tujuannya

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

HP Jadul Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ini Daftarnya

Sabtu, 6 Jun 2026 - 00:01 WIB