Viral Tarif Parkir Rp15 Ribu di Air Terjun Telun Berasap, Dishub Kerinci Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Aktivitas wisata di Air Terjun Telun Berasap kembali disorot saat libur Idul Fitri. Pengunjung mengeluhkan tarif parkir yang melonjak.
Pada hari kedua Lebaran, wisatawan mengaku membayar parkir Rp15.000 untuk mobil. Tarif itu jauh di atas aturan resmi.
Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 menetapkan tarif parkir Rp3.000 untuk motor dan Rp4.000 untuk mobil. Aturan ini berlaku juga saat hari libur. Selisih tarif yang tinggi memicu kekecewaan. Keluhan muncul langsung di lokasi dan di media sosial.
Pengunjung menyoroti tarif yang tidak transparan. Mereka juga mengeluhkan karcis yang tidak jelas. Pengelolaan parkir dinilai merugikan.
Kepala Dinas Perhubungan Kerinci, Juanda Sasmita, langsung merespons laporan tersebut. Ia menghubungi pengelola parkir di sejumlah titik wisata.
Dishub Kerinci memberi teguran keras. Pengelola dilarang menarik tarif di luar ketentuan.
Pemerintah akan mencabut izin jika pelanggaran terulang. Dishub juga melarang pembuatan karcis sendiri dengan tarif tinggi.
Petugas terus melakukan monitoring di lapangan. Mereka memastikan pengelola mematuhi aturan.
“Jika pelanggaran berlanjut, kami serahkan ke aparat penegak hukum. Kami juga membuka opsi parkir gratis saat libur Lebaran,” kata Juanda.
Pemerintah Kabupaten Kerinci menyampaikan permohonan maaf. Pemerintah berjanji akan menertibkan pengelolaan parkir.
Situasi ini berpotensi merusak citra pariwisata. Sebagian masyarakat mulai melirik destinasi lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kerinci, Jamal Penta, belum memberi tanggapan.
Baca Juga :  Wabup Kerinci Safari Ramadhan Kemantan Hilir

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS
Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan
Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global
Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah
Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan
Mahasiswa UNJA Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Mendalo
Pemerintah Buka Rekrutmen TEP, Ribuan Lulusan D4/S1 Dikirim ke 53 Wilayah Transmigrasi
Grab Buka Suara soal Potongan Ojol 8%, Driver Bisa Kantongi 92% Tarif
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global

Senin, 11 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB