Sakit Kepala Bagian Belakang Usai Makan Daging? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Sebagian masyarakat mengeluhkan sakit di bagian belakang kepala setelah mengonsumsi daging dalam jumlah banyak, terutama saat momen Lebaran. Keluhan ini sering muncul beberapa jam setelah makan atau keesokan harinya.

Kondisi tersebut berkaitan dengan beberapa faktor. Konsumsi daging berlemak tinggi dapat memicu peningkatan tekanan darah pada sebagian orang. Tekanan darah yang naik dapat menimbulkan rasa nyeri di area kepala, termasuk bagian belakang.

Selain itu, kurangnya asupan air putih juga dapat memicu sakit kepala. Tubuh yang kekurangan cairan dapat mengalami dehidrasi ringan. Kondisi ini memicu ketegangan pada otot kepala dan leher.

Baca Juga :  Industri Pinjol Diproyeksi Panen Jelang Lebaran

Pola makan yang tidak seimbang juga berperan. Konsumsi daging tanpa sayur dan buah dapat memperlambat proses pencernaan. Hal ini memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan dan menimbulkan rasa tidak nyaman, termasuk sakit kepala.

Aktivitas fisik yang kurang setelah makan dalam porsi besar juga memperburuk kondisi. Tubuh yang terlalu lama beristirahat tanpa gerak memperlambat sirkulasi darah.

Baca Juga :  Pemerintah Cairkan Rp15 Miliar untuk BPJS PBI

Untuk mengurangi keluhan, masyarakat dapat memperbanyak minum air putih, mengatur porsi makan, dan menyeimbangkan asupan serat. Istirahat cukup dan aktivitas ringan seperti berjalan kaki juga membantu tubuh kembali stabil.

Jika sakit kepala berlanjut atau muncul gejala lain seperti pusing berat, mual, atau gangguan penglihatan, masyarakat sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Wajib Tahu! 5 Jenis Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS Kesehatan, Jangan Sampai Kena Biaya Sendiri
Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tak Berubah, Ini Rincian Resmi yang Wajib Diketahui Peserta JKN di Tengah Ramainya Isu Kenaikan
Dasbor MBG Dibuka ke Publik Juni 2026, Guru–Posyandu Pantau Kualitas Makan Bergizi Secara Real Time
BGN Hadirkan Reviu MBG, Sistem Digital Pemantau Kualitas Makan Bergizi Gratis di Lapangan
Banyak Warga Masih Salah Gunakan Obat, Dinkes Dharmasraya Gencarkan GEMA CERMAT
PPNI Sungai Penuh Diminta Jadi Motor Inovasi Layanan Kesehatan, Wali Kota Tekankan Peran Aktif Perawat di Lapangan
RSUD MHA Thalib Perketat Pengawasan, Ini Kata Dirut
Ini 21 Layanan dan Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:00 WIB

Wajib Tahu! 5 Jenis Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS Kesehatan, Jangan Sampai Kena Biaya Sendiri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:00 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tak Berubah, Ini Rincian Resmi yang Wajib Diketahui Peserta JKN di Tengah Ramainya Isu Kenaikan

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:01 WIB

Dasbor MBG Dibuka ke Publik Juni 2026, Guru–Posyandu Pantau Kualitas Makan Bergizi Secara Real Time

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:00 WIB

BGN Hadirkan Reviu MBG, Sistem Digital Pemantau Kualitas Makan Bergizi Gratis di Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:00 WIB

Banyak Warga Masih Salah Gunakan Obat, Dinkes Dharmasraya Gencarkan GEMA CERMAT

Berita Terbaru