Ambil Gaji, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Materai Rp10 Ribu, Ada Apa?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Permintaan materai Rp10 ribu saat pencairan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh memicu sorotan. Pasalnya, sejumlah pegawai mengaku pihak dinas meminta mereka mengumpulkan materai sebagai syarat menerima gaji.

Selain itu, informasi tersebut beredar di kalangan PPPK kategori R3. Para pegawai menyebut pihak dinas meminta setiap orang membawa atau menyerahkan materai Rp10 ribu sebelum menerima gaji.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Fasilitasi Raperda

Namun, beberapa pegawai mempertanyakan kebijakan tersebut. Sebab, mereka tidak menandatangani dokumen di atas materai saat proses administrasi berlangsung.

“Pihak dinas meminta kami mengumpulkan materai Rp10 ribu. Namun, kami tidak menandatangani dokumen di atas materai. Karena itu, kami bertanya-tanya sebenarnya materai itu digunakan untuk apa,” ujar salah satu pegawai PPPK yang meminta namanya tidak ditulis.

Baca Juga :  Seleksi Sekda Kota Padang: 1 Pelamar Gugur Tahap Awal

Sementara itu, sebagian pegawai juga menilai kebijakan tersebut tidak jelas. Mereka mempertanyakan apakah permintaan materai itu berkaitan dengan administrasi atau memiliki tujuan lain menjelang pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Hingga kini, pihak Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh belum memberikan penjelasan resmi terkait permintaan materai tersebut.

Berita Terkait

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS
Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan
Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global
Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah
Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan
Mahasiswa UNJA Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Mendalo
Pemerintah Buka Rekrutmen TEP, Ribuan Lulusan D4/S1 Dikirim ke 53 Wilayah Transmigrasi
Grab Buka Suara soal Potongan Ojol 8%, Driver Bisa Kantongi 92% Tarif
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global

Senin, 11 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB