Ferrari Bekas Masuk Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pasar mobil mewah di Indonesia tidak hanya bergairah pada unit baru. Namun demikian, di segmen supercar, mobil pra-pemilikan justru menarik minat konsumen yang ingin masuk ke dunia Ferrari dengan pilihan yang lebih variatif.

Karena itu, melihat peluang tersebut, diler resmi Ferrari di Indonesia, Ferrari Eurokars, meluncurkan program Ferrari Approved. Melalui program ini, Ferrari memastikan setiap unit bekas tetap memenuhi standar teknis serta kualitas pabrikan.

Lolos 201 Titik Inspeksi

Berbeda dengan praktik jual-beli mobil bekas pada umumnya, teknisi khusus Ferrari memeriksa setiap unit hingga 201 titik inspeksi. Mereka mengecek kondisi mesin, transmisi, sistem elektronik, serta detail interior dan eksterior secara menyeluruh.

Selain itu, tim Ferrari memverifikasi riwayat kendaraan untuk memastikan keaslian serta rekam jejak perawatan. Dengan langkah tersebut, Ferrari menjaga kualitas kendaraan meski statusnya sudah pra-pemilikan.

Ferrari memberikan garansi resmi selama 12 bulan kepada setiap unit yang lolos inspeksi. Program ini mencakup kendaraan berusia hingga 15 tahun atau dengan jarak tempuh maksimal 120.000 kilometer.

Baca Juga :  Harga Honda BeAT Terbaru, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan

Ferrari juga menawarkan perpanjangan garansi melalui program POWER16. Program tersebut melindungi komponen utama seperti mesin dan girboks hingga usia kendaraan 16 tahun. Sementara itu, untuk model hybrid, Ferrari menyediakan perlindungan baterai sesuai usia kendaraan.

Bisa Telusuri dan Personalisasi

Selanjutnya, calon pembeli dapat menelusuri unit Ferrari Approved melalui platform digital resmi Ferrari. Selain itu, konsumen dapat melakukan personalisasi lewat Ferrari Genuine Configurator, mulai dari detail eksterior, interior, hingga komponen serat karbon.

Pasar Penuh Tantangan

Di sisi lain, General Manager PT Eurokars Prima Utama (Ferrari Indonesia), Nini Chiandra, menilai pasar otomotif tahun ini masih bergerak dinamis. Ia menyoroti faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global dan geopolitik yang memengaruhi daya beli.

“Kalau ditanya tantangan, sekarang bukan cuma Ferrari saja. Semua merek merasakan kondisi saat ini,” ujar Nini di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Meski begitu, ia melihat segmen luxury memiliki ketahanan tersendiri. Menurutnya, citra merek Ferrari yang kuat menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas penjualan.

Baca Juga :  Pemerintah Buka Rekrutmen TEP, Ribuan Lulusan D4/S1 Dikirim ke 53 Wilayah Transmigrasi

Nini belum ingin memproyeksikan angka penjualan tahun ini. “Tahun ini baru berjalan kurang dari tiga bulan. Jadi masih terlalu awal untuk bicara angka. Namun tentu kami berharap hasilnya lebih baik dari tahun lalu,” katanya.

Konsumen Makin Variatif

Lebih jauh, Nini menjelaskan bahwa profil konsumen Ferrari di Indonesia kini semakin beragam. Jika sebelumnya kolektor senior mendominasi pasar, kini pembeli dari kalangan milenial ikut meramaikan segmen ini.

“Sekarang lebih variatif, ada yang milenial, ada juga yang usia matang. Harapan kami, dari muda sampai berumur tetap memilih Ferrari,” ujarnya.

Untuk menghadapi situasi tersebut, Ferrari memperluas pendekatan kepada calon pelanggan. “Kalau biasanya kami mengetuk 10 rumah, sekarang mungkin harus 100 rumah. Jangan pernah menyerah,” kata Nini.

Hingga saat ini, Jakarta masih menjadi pasar terbesar Ferrari di Indonesia, meski pembeli datang dari berbagai daerah. Selain itu, model hybrid menjadi salah satu varian yang paling banyak diminati konsumen.

Berita Terkait

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Langsung Nahkodai Bank Indonesia Sementara
Direktur RANS Mundur, Raffi Ahmad Siapkan Langkah Penting demi Jaga Kepercayaan Investor
Al Haris Minta Bank Jambi Percepat Pemulihan M-Banking, Pulihkan Kepercayaan Nasabah
Potensi Zakat Masih Menganggur, Pemkab dan Baznas Solok Selatan Gaspol Aktifkan UPZ Masjid
M. Iskandar Kunaefi Resmi Jadi Dirut Pos Indonesia, Direksi Hadir dengan Struktur Baru
Daftar 8 Figur Publik yang Kini Duduki Jabatan Strategis di BUMN, Ada Giring hingga Ifan Seventeen
Prabowo Bongkar Modus Oknum di MBG, Perintahkan Gubernur hingga Kapolres Periksa Semua Dapur
Tak Cuma Tilang, Penunggak Pajak Kendaraan di NTT Kini Kehilangan Hak Beli BBM Subsidi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:30 WIB

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Langsung Nahkodai Bank Indonesia Sementara

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:04 WIB

Direktur RANS Mundur, Raffi Ahmad Siapkan Langkah Penting demi Jaga Kepercayaan Investor

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:30 WIB

Al Haris Minta Bank Jambi Percepat Pemulihan M-Banking, Pulihkan Kepercayaan Nasabah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:00 WIB

Potensi Zakat Masih Menganggur, Pemkab dan Baznas Solok Selatan Gaspol Aktifkan UPZ Masjid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WIB

M. Iskandar Kunaefi Resmi Jadi Dirut Pos Indonesia, Direksi Hadir dengan Struktur Baru

Berita Terbaru