Ritel Modern Diminta Tahan Ekspansi ke Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Wacana pembatasan ekspansi ritel modern ke wilayah pedesaan memicu respons pelaku industri. Asosiasi pengusaha ritel menegaskan setiap pembukaan gerai selalu mengikuti aturan daerah.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin, mengatakan perusahaan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret mematuhi regulasi pemerintah daerah sebelum membuka gerai baru.

Menurut Solihin, perusahaan tidak menjalankan ekspansi secara sembarangan. Perusahaan terlebih dahulu menyesuaikan rencana pembukaan toko dengan aturan yang berlaku di setiap wilayah.

“Kalau kami membuka gerai di suatu daerah, tentu kami mematuhi aturan yang berlaku di daerah tersebut,” kata Solihin saat dihubungi, Jumat (27/2/2026).

Aprindo Tegaskan Patuh Regulasi Daerah

Selanjutnya, Solihin menegaskan pelaku ritel modern menjalankan kegiatan usaha sesuai regulasi pemerintah daerah. Karena itu, perusahaan menyesuaikan rencana ekspansi dengan ketentuan setempat.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Beringin Jaya Dimulai

“Kami mengacu pada aturan. Setiap daerah memiliki ketentuannya masing-masing. Kami mengikuti aturan itu,” ujarnya.

Selain itu, perusahaan ritel modern harus mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah sebelum membuka gerai baru. Tanpa izin tersebut, perusahaan tidak dapat membuka toko.

Pemerintah Ingatkan Ekspansi ke Desa

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengingatkan peritel besar agar tidak terlalu agresif memperluas jaringan hingga ke wilayah pedesaan.

Menurut Ferry, desa memiliki ruang ekonomi yang seharusnya masyarakat setempat manfaatkan. Karena itu, ekspansi ritel modern perlu mempertimbangkan keseimbangan peluang usaha.

“Ritel modern yang sudah ada kita hormati. Namun, kalau ekspansi sampai ke desa, sebaiknya juga mempertimbangkan kepentingan masyarakat,” ujar Ferry dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Tinjau Progres Koperasi Desa Merah Putih Koto Baru

Koperasi Bisa Bangun Ritel Modern

Di sisi lain, Ferry menilai masyarakat desa memiliki peluang membangun ritel modern melalui koperasi. Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat bersaing secara sehat dengan perusahaan besar.

“Rakyat juga bisa membangun ritel modern. Mereka memiliki hak yang sama untuk berusaha dan bersaing,” katanya.

Namun, Ferry menilai persaingan usaha harus berjalan secara adil. Tanpa arena bisnis yang sehat, pelaku usaha kecil sulit menghadapi jaringan ritel modern yang besar.

Karena itu, pemerintah berupaya menjaga ruang usaha bagi masyarakat desa dan pelaku usaha kecil agar persaingan usaha berjalan lebih seimbang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital
GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang
AirAsia Siapkan Maskapai Baru, Siap Ekspansi Besar di Tengah Tekanan Harga Minyak
Kabar Baik untuk Tukang Ojek dan Sopir Angkot, 6,7 Juta Pekerja Rentan Kini Dapat BPJS Gratis
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:47 WIB

Kantongi HAKI, PT Tren Gen Horizon Mantapkan Langkah di Industri Iklan Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Berita Terbaru