Ahli Gizi Dapur MBG Lempur Kerinci Mundur?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Polemik pelaksanaan Program Program Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci terus memicu perhatian publik.

Masyarakat menyoroti porsi dan kualitas makanan. Selain itu, publik juga mempertanyakan tata kelola program serta dugaan persoalan di tingkat yayasan pengelola.

Sementara itu, perkembangan terbaru muncul dari dapur SPPG MBG di wilayah Lempur, Kabupaten Kerinci. Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan tenaga atau ahli gizi di dapur tersebut telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga :  Pasar Bedug Bukit Tengah Semarakkan Ramadhan

Sumber yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan ahli gizi tersebut memilih mundur. Ia berencana kembali bekerja di tempat sebelumnya sebelum bergabung dalam program MBG di Lempur.

“Tenaga atau ahli gizinya sudah mengundurkan diri. Ia kemungkinan kembali ke tempat kerja lamanya sebelum bergabung di SPPG MBG Lempur,” ujar sumber tersebut.

Baca Juga :  Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?

Lebih lanjut, sumber tersebut menduga persoalan internal mendorong keputusan pengunduran diri itu. Menurutnya, kondisi tersebut tidak sejalan dengan ketentuan pelaksanaan program MBG.

Namun hingga Rabu (25/2/2026), pihak pengelola SPPG MBG Lempur belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pasti pengunduran diri tenaga gizi tersebut. Oleh karena itu, media ini terus menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi dan menghadirkan informasi yang berimbang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa
Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya
Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa
Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026
Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium
Banjir Bandang Kerinci Datang Tanpa Peringatan, Jalur Hulu Jadi Sorotan
Petani Cabai Kerinci Tebang Tanaman Saat Harga Anjlok Rp20 Ribu/Kg, Video Viral Picu Sorotan Publik
Ahli Waris Protes, Kades Diduga Tunjuk Lahan Koperasi Merah Putih Sepihak di Kerinci
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sentuh Warga Lewat Khitan Massal Gratis, PT Kerinci Merangin Hidro Fasilitasi 50 Anak dari Sembilan Desa

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:00 WIB

Petani Kentang Kayu Aro Kerinci Tertekan, Harga Turun Rp1.500 per Kg Saat Panen Raya

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:00 WIB

Akhiri Penantian Bertahun-Tahun, Jembatan Garuda di Kerinci Buka Jalur Emas Petani dan Ubah Wajah Ekonomi Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:00 WIB

Tenggat Terlewati, Tiga Desa di Kerinci Masih Tertahan Pencairan Dana Desa Tahap I 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok: 20 Ton Kopi Fine Robusta Lempur Tembus Pasar Global dengan Cita Rasa Premium

Berita Terbaru