Sabina Pevoli Kazakhstan, Disiplin yang Berbuah Sukses

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Atlet voli Kazakhstan, Sabina Altynbekova, membagikan kisah hidup penuh disiplin yang ia jalani sejak remaja. Di usia 29 tahun, ia menegaskan bahwa kesuksesan lahir dari keputusan besar yang ia ambil sejak muda.

Pada akhir Januari 2026, Sabina menceritakan titik balik hidupnya melalui media sosial. Saat berusia 16 tahun, ia memutuskan pindah ke asrama olahraga dan meninggalkan kenyamanan rumah orang tuanya.

 

Tinggalkan Masa Remaja yang Santai

 

Ketika teman-temannya menikmati masa muda dengan bermain dan bersosialisasi, Sabina memilih jalur berbeda. Ia mengisi hari-harinya dengan belajar dan berlatih.

 

Ia memahami konsekuensi dari pilihannya. Namun, ia tetap melangkah dengan keyakinan penuh.

 

Jalani Hidup Sederhana di Asrama

 

Sabina menjalani kehidupan asrama tanpa kemewahan. Ia mencuci pakaiannya dengan tangan. Untuk hiburan sederhana, ia meminjam laptop milik teman.

 

Ia tidak menuntut fasilitas berlebih. Ia justru memanfaatkan keterbatasan sebagai dorongan untuk berkembang.

 

Fokus Total pada Sekolah dan Gym

 

Setiap hari, Sabina menghabiskan waktu di sekolah dan pusat kebugaran. Ia menempatkan pendidikan serta latihan sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  RI-AS Teken Perdagangan US$ 15 Miliar

 

“Saya menghabiskan seluruh waktu di sekolah atau di gym. Saat teman-teman bersenang-senang, saya terus bekerja tanpa lelah,” ujarnya, seperti dikutip dari media Kazakhstan, Zakon, Rabu (11/2/2026).

 

Ia tidak iri ketika teman-temannya pulang untuk menikmati kenyamanan rumah. Ia memilih bertahan dan membangun mental kuat.

 

Kenal Hiburan Kota Setelah Menikah

 

Sabina baru menikmati suasana hiburan kota Almaty setelah menikah pada usia 24 tahun. Sebelumnya, ia hampir tidak pernah mengalokasikan waktu untuk kehidupan malam.

 

Ia memusatkan perhatian pada latihan, pendidikan, dan target jangka panjang.

 

Beli Mobil di Usia 19 Tahun

 

Kerja keras Sabina membuahkan hasil nyata. Pada usia 19 tahun, ia membeli mobil langsung dari dealer dengan uang hasil keringatnya sendiri. Pencapaian itu menjadi simbol kemandirian yang ia bangun sejak remaja.

 

Miliki Properti Setahun Kemudian

 

Tidak berhenti di situ, Sabina membeli properti pribadi di Almaty setahun setelahnya. Ia terus memperkuat kondisi finansial melalui kerja konsisten dan investasi.

Baca Juga :  Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI

 

Kini, menjelang usia 30 tahun, ia mencukupi kebutuhan pribadi sekaligus membantu orang tua dan saudara-saudaranya.

 

Aktif Berinvestasi dan Kembangkan Diri

 

Selain berkarier di lapangan, Sabina menanamkan modal pada berbagai proyek baru. Ia juga terus meningkatkan kapasitas diri agar tetap kompetitif.

Ia percaya pengembangan diri harus berjalan seiring dengan kesuksesan finansial.

 

Pesan Tegas untuk Generasi Muda

 

Sabina mengajak generasi muda untuk fokus pada pendidikan dan kesehatan. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu serta rasa syukur.

 

“Belajarlah, jalani gaya hidup sehat, jangan sia-siakan waktu, dan selalu bersyukur. Jika energi diarahkan dengan benar, semuanya akan berhasil,” tuturnya.

Kiprah di Kazakhstan dan Indonesia

Saat ini, Sabina memperkuat klub Astana di Liga Voli Kazakhstan. Pada 2024, ia bergabung dengan Yogya Falcons dan tampil di Proliga Indonesia.

 

Yogya Falcons tidak melaju ke babak final four. Meski begitu, Sabina tetap menunjukkan dedikasi tinggi di setiap kompetisi dan terus melangkah maju dalam kariernya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern
Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan
Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global
Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral
Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI
12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global
Kapal Malaysia Tembus Selat Hormuz, Bawa 1 Juta Barel Minyak di Tengah Krisis Global
Industri Plastik China Tertekan Dampak Penutupan Selat Hormuz
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:05 WIB

Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern

Kamis, 30 April 2026 - 10:00 WIB

Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan

Rabu, 29 April 2026 - 12:00 WIB

Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global

Sabtu, 25 April 2026 - 20:00 WIB

Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral

Rabu, 22 April 2026 - 21:00 WIB

Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI

Berita Terbaru

Oplus_0

Pendidikan

Magang Nasional Batch 4 Segera Dibuka, Fresh Graduate Berpeluang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:00 WIB