Cerita Rakyat Hidup Kembali di Dharmasraya, Pelajar SD Tunjukkan Aksi Panggung yang Memikat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DHARMASRAYA – Semangat pelajar Dharmasraya dalam melestarikan budaya daerah terlihat semakin kuat dalam Lomba Bertutur Tingkat SD/MI 2026. Melalui cerita rakyat yang mereka bawakan dengan ekspresi dan penghayatan yang kuat, para peserta berhasil menghidupkan kembali kisah-kisah lokal di hadapan dewan juri dan penonton.

Selain itu, dari puluhan peserta yang tampil selama dua hari pelaksanaan, SDN 09 Koto Salak tampil paling menonjol dan berhasil meraih juara utama setelah memperoleh nilai tertinggi. Lebih lanjut, juri menilai penampilan sekolah tersebut unggul dalam teknik bertutur, penguasaan cerita, intonasi, serta kemampuan membangun suasana saat menyampaikan cerita rakyat.

Puluhan Pelajar Tampil Percaya Diri

Panitia menggelar lomba pada Rabu–Kamis, 20–21 Mei 2026 di Gedung Layanan Umum Perpustakaan Daerah, Komplek Sport Center Dharmasraya, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.

Selanjutnya, setiap peserta membawakan cerita rakyat dengan gaya dan karakter yang berbeda. Kemudian, dewan juri menilai seluruh penampilan berdasarkan beberapa aspek penting, seperti vokal, ekspresi, penguasaan materi, serta penghayatan isi cerita.

Sebagai hasilnya, SDN 09 Koto Salak meraih Juara I dengan total nilai 284. Sementara itu, SDN 06 Sitiung menempati Juara II dengan nilai 279, dan SDN 13 Sitiung menyusul di posisi Juara III dengan nilai 276.

Di sisi lain, pada kategori juara harapan, SDN 02 Koto Baru meraih Harapan I dengan nilai 265. Kemudian, SDN 04 Sungai Rumbai memperoleh Harapan II dengan nilai 264, sedangkan Raudah Islamic School menempati Harapan III dengan nilai 257.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Larang Siswa Bawa Motor ke Sekolah, Ini Aturannya

Literasi dan Budaya Jadi Fokus Utama

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, M. Syukri, menegaskan bahwa lomba bertutur memegang peran penting dalam membangun budaya literasi sejak usia dini.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih keberanian anak berbicara di depan umum, tetapi juga memperkuat kecintaan terhadap budaya dan cerita rakyat daerah.

Di samping itu, ia menilai lomba bertutur juga membentuk karakter anak melalui pesan moral yang terkandung dalam setiap cerita yang mereka sampaikan.

Lebih jauh, program ini sejalan dengan visi Dharmasraya Juara yang digagas Bupati Annisa Suci Ramadhani dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan penguatan literasi.

Pemenang Terima Hadiah Pembinaan

Selanjutnya, panitia menyerahkan trofi, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan kepada seluruh pemenang. Total hadiah yang panitia siapkan mencapai Rp16,5 juta.

Kemudian, panitia berharap para juara terus mengembangkan kemampuan bertutur dan sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lain agar semakin gemar membaca serta mencintai budaya daerah.

Baca Juga :  Rektor Helmi Lantik Pejabat Baru Unja Periode 2026–2030

Daftar Juara Lomba Bertutur SD/MI Dharmasraya 2026

1. Juara I: SDN 09 Koto Salak — 284 poin

2. Juara II: SDN 06 Sitiung — 279 poin

3. Juara III: SDN 13 Sitiung — 276 poin

4. Harapan I: SDN 02 Koto Baru — 265 poin

5. Harapan II: SDN 04 Sungai Rumbai — 264 poin

6. Harapan III: Raudah Islamic School — 257 poin

FAQ

Apa tujuan Lomba Bertutur SD/MI Dharmasraya 2026?

Lomba ini bertujuan meningkatkan budaya literasi, melatih kemampuan berbicara di depan umum, serta mengenalkan cerita rakyat kepada generasi muda.

Kapan dan di mana lomba berlangsung?

Panitia menggelar lomba pada Rabu–Kamis, 20–21 Mei 2026 di Gedung Layanan Umum Perpustakaan Daerah Dharmasraya, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.

Siapa peraih Juara I Lomba Bertutur Dharmasraya 2026?

SDN 09 Koto Salak meraih Juara I dengan total nilai 284.

Apa saja aspek penilaian lomba?

Dewan juri menilai teknik bertutur, penguasaan materi, intonasi, ekspresi, dan penghayatan cerita.

Berapa total hadiah yang disiapkan panitia?

Panitia menyiapkan hadiah pembinaan dengan total Rp16,5 juta.

Mengapa lomba bertutur penting bagi pelajar?

Lomba ini membantu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta pemahaman nilai budaya dan moral melalui cerita rakyat.

Penulis : Mosa

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

MBG dan Sekolah Rakyat Disorot, Mengapa Akar Masalah Pendidikan Belum Tersentuh?
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Bimbel Dharmasraya Juara Cetak Prestasi Perdana, Alumni Lolos Kedokteran USU Meski Akhirnya Pilih Kampus Beasiswa
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
CPNS Guru 2027 Resmi Dipersiapkan, Indonesia Masih Kekurangan 561 Ribu Guru, Ini Syarat dan Skema Seleksinya
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Mahyeldi Bongkar Bukti SPMB Sumbar Bebas Titipan, Anak Gubernur hingga Anak Sekda Sama-sama Gagal Lolos
Polemik Pemira FKIP UNJA 2026, Chat WA Pimpinan Fakultas Picu Tudingan Tak Netral dan Desakan Evaluasi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 23:19 WIB

MBG dan Sekolah Rakyat Disorot, Mengapa Akar Masalah Pendidikan Belum Tersentuh?

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bimbel Dharmasraya Juara Cetak Prestasi Perdana, Alumni Lolos Kedokteran USU Meski Akhirnya Pilih Kampus Beasiswa

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:00 WIB

SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

CPNS Guru 2027 Resmi Dipersiapkan, Indonesia Masih Kekurangan 561 Ribu Guru, Ini Syarat dan Skema Seleksinya

Berita Terbaru