Jay Idzes Jadi Tembok Kokoh Sassuolo, Absensi Bikin Lini Belakang Runtuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Menjelang laga pamungkas Serie A 2025/2026, nama bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian media Italia. Pemain yang memperkuat Sassuolo itu mendapat pengakuan sebagai salah satu figur paling berpengaruh di lini belakang I Neroverdi musim ini.

Namun, kondisi Idzes belum sepenuhnya pulih. Cedera tumit yang ia alami membuatnya masih menjalani masa pemulihan dan meragukan tampil pada pekan ke-38 Serie A saat Sassuolo bertandang ke markas Parma di Stadion Ennio Tardini, Minggu (24/5/2026).

Sassuolo Terpukul Tanpa Kehadiran Idzes

Absennya Idzes langsung terasa dalam performa tim. Dalam dua laga terakhir tanpa dirinya, Sassuolo menelan kekalahan beruntun dari Torino dan Lecce. Situasi ini memperpanjang tren negatif setelah sebelumnya ia juga tidak tampil penuh saat menghadapi AC Milan.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, masih menunggu perkembangan terakhir kondisi sang bek sebelum menentukan apakah ia bisa diturunkan di laga penutup musim.

Meski laga kontra Parma tidak lagi menentukan posisi klasemen, Sassuolo tetap ingin menutup musim dengan hasil positif setelah memastikan diri bertahan di Serie A.

Statistik yang Menunjukkan Pengaruh Besar

Performa Sassuolo musim ini memperlihatkan perbedaan signifikan ketika Idzes bermain dan saat ia absen. Bersama bek berusia 25 tahun tersebut, Sassuolo mencatat 14 kemenangan, 7 imbang, dan 13 kekalahan—catatan yang tergolong stabil untuk tim promosi.

Baca Juga :  Alisha Lehmann Disorot, Leicester Terpuruk Usai Kekalahan Beruntun

Lebih dari itu, lini belakang Sassuolo juga menunjukkan peningkatan konsistensi. Dalam 34 pertandingan bersama Idzes, gawang mereka kebobolan 42 gol dengan delapan clean sheet.

Sebaliknya, tanpa kehadirannya, Sassuolo mengalami penurunan drastis. Dalam tiga laga tanpa Idzes, mereka kebobolan enam gol dan tidak meraih satu pun poin.

Media lokal Italia, Sassuolo News, menyoroti dampak tersebut dengan menyebut bahwa kehadiran Idzes membuat rata-rata kebobolan tim turun signifikan dibanding saat ia tidak bermain.

Peran Kunci di Lini Belakang Neroverdi

Kontribusi Idzes tidak hanya terlihat dari statistik pertahanan. Ia juga berperan besar dalam membangun serangan dari lini belakang, menjaga organisasi pertahanan, serta memenangkan duel udara penting.

Dengan gaya bermain yang tenang dan disiplin, Idzes memberi keseimbangan yang dibutuhkan Sassuolo dalam menghadapi tekanan lawan di Serie A. Kehadirannya membuat lini belakang lebih terstruktur dan sulit ditembus.

Media Italia juga menilai Idzes sebagai salah satu bek tengah modern yang memiliki kombinasi lengkap antara fisik, kecerdasan taktik, dan kepemimpinan di lapangan.

Performa yang Menarik Perhatian Internasional

Musim ini menjadi salah satu fase penting dalam karier Idzes. Selain memperkuat Sassuolo, ia juga terus menjadi andalan di Timnas Indonesia sebagai kapten.

Baca Juga :  AFC Rilis Jadwal Piala Asia 2027, Ini Tanggal Kick-Off

Penampilan konsisten di Serie A membuat namanya semakin diperhitungkan, tidak hanya di level klub tetapi juga di kancah internasional. Banyak pihak menilai Idzes kini telah berkembang menjadi salah satu bek Asia paling menonjol di Eropa.

Sassuolo musim ini memperlihatkan satu hal jelas: kehadiran Jay Idzes sangat menentukan stabilitas tim. Tanpa dirinya, organisasi pertahanan melemah dan hasil pertandingan ikut terdampak.

Kini, fokus utama Sassuolo adalah memulihkan kondisi sang bek jelang laga terakhir musim ini. Kehadirannya di lapangan diyakini dapat memberi dampak besar, meski hanya untuk menutup musim dengan catatan positif.

FAQ

1. Apakah Jay Idzes bisa bermain di laga terakhir Sassuolo?

Masih diragukan karena ia sedang menjalani pemulihan cedera tumit.

2. Seberapa penting peran Jay Idzes bagi Sassuolo?

Sangat penting. Statistik menunjukkan lini pertahanan lebih rapuh saat ia absen.

3. Apa posisi Sassuolo di klasemen Serie A?

Sassuolo sudah memastikan posisi aman di papan tengah klasemen.

4. Siapa pelatih Sassuolo saat ini?

Fabio Grosso.

5. Apa kontribusi terbesar Jay Idzes musim ini?

Stabilitas pertahanan, kepemimpinan, serta kemampuan duel udara dan distribusi bola dari belakang.

Penulis : Al Amsori

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

2 Tim Sudah Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Maroko Curi Perhatian, Prancis Menyusul
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol Panaskan Fase Gugur, Argentina dan Brasil Hadapi Ujian Berat
Persija Naikkan Standar, Denis Kolinger Datang Bawa Pengalaman Eropa, Shin Tae-yong Kini Punya Senjata Baru di Lini Belakang
Rekor Messi di Ujung Tanduk, Mbappe Tinggal Satu Gol Lagi Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia
Maroko Pulangkan Belanda dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti, Singa Atlas Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Brasil vs Jepang Piala Dunia 2026: Bangkit di Injury Time, Martinelli Antar Selecao ke Babak 16 Besar
Brasil Vs Jepang Berebut Tiket 16 Besar, Adu Tajam Vinicius dan Samurai Biru Jadi Sorotan
Veda Ega Gagal Finis di Assen, Hakim Danish Rebut Posisi Enam Klasemen Moto3 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:34 WIB

2 Tim Sudah Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Maroko Curi Perhatian, Prancis Menyusul

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol Panaskan Fase Gugur, Argentina dan Brasil Hadapi Ujian Berat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:00 WIB

Persija Naikkan Standar, Denis Kolinger Datang Bawa Pengalaman Eropa, Shin Tae-yong Kini Punya Senjata Baru di Lini Belakang

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:00 WIB

Rekor Messi di Ujung Tanduk, Mbappe Tinggal Satu Gol Lagi Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:00 WIB

Maroko Pulangkan Belanda dari Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti, Singa Atlas Tantang Kanada di Babak 16 Besar

Berita Terbaru