KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci meluncurkan Bilik Budaya Kerinci sebagai ruang pelestarian, edukasi, dan pengembangan seni budaya daerah. Bupati Kerinci Monadi memimpin langsung peresmian tersebut pada Minggu (8/2/2026). Pemerintah daerah memproyeksikan program ini sebagai salah satu agenda seni budaya unggulan di Provinsi Jambi.
Peluncuran ini menjadi momentum penting untuk menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai adat serta warisan budaya masyarakat Kerinci di tengah arus modernisasi.
Pejabat dan Tokoh Daerah Hadiri Peresmian
Pada kesempatan itu, sejumlah pejabat dan tokoh daerah menghadiri acara peresmian. Mereka terdiri atas Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci Jamal, Kepala Bidang Pariwisata Martono, Camat Danau Kerinci, serta anggota DPRD Kabupaten Kerinci.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengembangkan kebudayaan lokal.
Sanggar Seni Tampilkan Pertunjukan Budaya
Sanggar-sanggar seni dari seluruh Kabupaten Kerinci memeriahkan peluncuran Bilik Budaya Kerinci. Para seniman menampilkan berbagai kesenian tradisional, seperti tari daerah dan musik tradisi. Selain itu, mereka juga menghadirkan kolaborasi seni kontemporer yang berlandaskan kearifan lokal.
Pertunjukan tersebut menuai apresiasi tinggi dari masyarakat dan para tamu undangan.
Bupati Tegaskan Fungsi Bilik Budaya
Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menegaskan peran Bilik Budaya Kerinci sebagai pusat aktivitas kebudayaan. Ia menyebut ruang ini sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku seni di Kabupaten Kerinci.
“Bilik Budaya Kerinci menjadi ruang bersama. Melalui tempat ini, sanggar-sanggar seni dari seluruh Kerinci dapat tumbuh, berkreasi, dan menampilkan jati diri budaya daerah. Pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar ruang budaya ini berkelanjutan,” ujar Monadi.
Seni Budaya Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Monadi juga menyoroti peran penting seni dan budaya dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
“Pertunjukan seni yang berkualitas dan berkelanjutan menjaga warisan leluhur sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Monadi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.
Bilik Budaya Jadi Awal Agenda Budaya Besar
Antusiasme sanggar-sanggar seni dari seluruh wilayah Kabupaten Kerinci membuktikan sambutan positif para pelaku seni terhadap kehadiran Bilik Budaya Kerinci.
Ke depan, Bilik Budaya Kerinci mendorong lahirnya berbagai agenda budaya berskala daerah hingga nasional. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai salah satu pusat kebudayaan di Provinsi Jambi.









