Indonesia Dapat Tanah di Mekkah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Untuk pertama kalinya, Pemerintah Arab Saudi memberi izin kepada negara lain memiliki tanah di Mekkah. Sebagai hasilnya, Indonesia menjadi negara pertama yang mendapat kehormatan tersebut, kata Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

 

Kampung Haji untuk Jemaah Indonesia

 

Prabowo mengumumkan hal ini saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Minggu (8/2/2026). Ia menjelaskan bahwa Indonesia akan membangun Kampung Haji di Mekkah untuk menampung jemaah haji dan umrah.

Baca Juga :  Niat Baik Presiden Prabowo

 

“Ini pertama kalinya sebuah negara mendapatkan hak memiliki lahan di kota suci Mekkah. Bahkan, Arab Saudi menyesuaikan undang-undangnya untuk mewujudkan hal ini,” ujar Prabowo. Ia menekankan bahwa langkah ini menunjukkan penghormatan Arab Saudi terhadap Indonesia.

 

Indonesia Jadi Percontohan bagi Negara Lain

 

Prabowo menambahkan bahwa negara lain kini menunjukkan ketertarikan terhadap langkah ini. “Akibatnya, banyak negara menyusul. Insya Allah, Kampung Haji Indonesia akan menjadi yang pertama. Kami berharap dalam tiga tahun kompleks ini sudah berdiri dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Kapal Tanker Malaysia Bisa Lintasi Selat Hormuz, Anwar Ibrahim: Terima Kasih Iran

 

Fasilitas Awal: Seribu Kamar

 

Prabowo menyebut bahwa tahap awal pembangunan akan menyediakan sekitar seribu kamar. Ia menegaskan, pihaknya akan terus membangun hingga fasilitasnya lengkap.

 

Dengan demikian, Kampung Haji akan menyediakan akomodasi lebih nyaman bagi jemaah Indonesia di Mekkah, sementara itu, juga memperkuat hubungan diplomatik dengan Kerajaan Saudi Arabia.

Berita Terkait

Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern
Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan
Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global
Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral
Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI
12 Negara Ajukan Pinjaman ke IMF, Krisis Energi Picu Tekanan Ekonomi Global
Kapal Malaysia Tembus Selat Hormuz, Bawa 1 Juta Barel Minyak di Tengah Krisis Global
Industri Plastik China Tertekan Dampak Penutupan Selat Hormuz
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:05 WIB

Kekuasaan Presiden di Indonesia dan Amerika Serikat: Antara Mandat Rakyat dan Pembatasan Politik dalam Sistem Presidensial Modern

Kamis, 30 April 2026 - 10:00 WIB

Eropa Terguncang Krisis Energi, Albania Jadi Contoh Ketahanan

Rabu, 29 April 2026 - 12:00 WIB

Pentagon Incar Tanah Jarang Malaysia, Tantang Dominasi China di Pasar Global

Sabtu, 25 April 2026 - 20:00 WIB

Iran Perdana Kantongi Pendapatan Tarif Tol Selat Hormuz, Simpan di Bank Sentral

Rabu, 22 April 2026 - 21:00 WIB

Paspor Indonesia 2026: Daftar 42 Negara Bebas Visa Terbaru untuk WNI

Berita Terbaru

Oplus_0

Dharmasraya

Warga Serbu Pasar Murah Pulau Punjung, Harga Sembako Lebih Murah

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB