Ekspor Pinang Jambi Melejit, Petani Untung Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jambi – Nilai Ekspor Pinang Meroket, Petani Bersuka Cita

 

Lonjakan Ekspor Pinang Sepanjang 2025

Kabar menggembirakan datang dari sektor perkebunan di Provinsi Jambi. Bahkan, para petani pinang, salah satu andalan daerah ini, berhasil mencatat lonjakan nilai ekspor yang signifikan sepanjang 2025. Hal ini membuka peluang ekonomi baru bagi mereka.

 

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, meskipun nilai ekspor pinang pada Desember 2025 hanya mencapai 7,2 juta dolar AS, turun 20,14 persen dibandingkan November 2025 yang mencapai 9,1 juta dolar AS, namun tren tahunan tetap menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa.

 

Baca Juga :  DPR Sahkan 10 Anggota Dewas BPJS

Pertumbuhan Tahunan Mencapai 168 Persen

 

Dari Januari hingga Desember 2025, Jambi mengekspor pinang senilai 116,6 juta dolar AS. Angka ini melonjak 168,53 persen dibanding periode yang sama pada 2024, yang hanya 43,4 juta dolar AS. Oleh karena itu, para petani di berbagai daerah mendapat kabar baik.

 

Dorongan Permintaan Pasar Internasional

 

Lonjakan ekspor terjadi karena permintaan pasar internasional meningkat. Akibatnya, harga dan volume pinang naik, dan masyarakat perkebunan merasakan manfaatnya secara langsung.

 

Nilai Ekspor Jambi Secara Umum Tetap Naik

 

Selain pinang, Jambi mengekspor komoditas lain sehingga nilai ekspor keseluruhan pada Desember 2025 naik tipis 0,80 persen dibanding November 2025. Nilai ekspor meningkat dari 152,49 juta dolar AS menjadi 153,71 juta dolar AS. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah tetap positif meski beberapa komoditas mengalami fluktuasi bulanan.

Baca Juga :  Pramono & JK: Candaan Gorong-Gorong dan Pesan Kepemimpinan

 

Pasar Ekspor Utama Jambi

 

Jambi mengekspor komoditasnya terutama ke Singapura, Malaysia, Jepang, Tiongkok, dan Amerika Serikat.

Selain itu, negara-negara ini menjadi pasar utama pinang, yang kini menunjukkan tren pertumbuhan positif.

 

Harapan untuk Perekonomian Lokal

 

Dengan perkembangan ini, sektor pinang diharapkan terus menopang ekonomi daerah. Selain itu, para petani mendapat peningkatan kesejahteraan, dan provinsi memperkuat posisi di pasar global.

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru