Shell Indonesia Ganti Nakhoda! Andri Pratiwa Siap Tancap Gas di Tengah Transformasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Shell Indonesia memasuki babak baru. Perusahaan energi ini menunjuk Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur sekaligus Country Chair yang baru mulai 1 Mei 2026.

Manajemen mengambil keputusan ini saat perusahaan menjalankan transformasi bisnis besar. Andri langsung memimpin arah strategis Shell di Indonesia, sekaligus tetap menjalankan tugasnya sebagai General Manager Lubricants Indonesia.

Shell menargetkan penguatan bisnis pelumas di pasar domestik. Perusahaan juga mempercepat pengalihan bisnis SPBU ke perusahaan patungan antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.

Andri menyambut kepercayaan tersebut dengan optimisme. Ia melihat peluang besar dari pertumbuhan ekonomi nasional dan memastikan Shell terus menggelontorkan investasi, terutama di sektor manufaktur.

Baca Juga :  Toto Jepang Raup Untung Besar dari AI

“Shell Indonesia memasuki tahap baru dengan berbagai peluang. Saya siap memimpin perusahaan untuk tumbuh sekaligus memberi kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Andri dalam keterangan resmi.

Ia menegaskan Shell terus mengembangkan bisnis pelumas, termasuk mengoperasikan Pabrik Manufaktur Gemuk (grease) yang melengkapi fasilitas pelumas di Marunda. Ia juga ingin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan masyarakat.

Baca Juga :  SPBU Swasta Beli Solar Pertamina, Pasokan ULSD Mulai Mengalir di Indonesia

Pergantian ini mengakhiri masa jabatan Ingrid Siburian sebagai Country Chair. Ingrid kini fokus menjalankan peran sebagai General Manager Mobility. Ia mengawal kelangsungan operasional bisnis sekaligus memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar.

Dalam beberapa bulan terakhir, Shell menghadapi tantangan pasokan BBM. Sejumlah SPBU tetap beroperasi, tetapi hanya melayani servis kendaraan karena stok bahan bakar terbatas.

Manajemen berharap perubahan kepemimpinan dan pengalihan bisnis SPBU bisa memperbaiki distribusi BBM. Konsumen pun berpeluang kembali mendapatkan pilihan bahan bakar dari jaringan Shell di Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:39 WIB

Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Berita Terbaru