Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melantik ribuan prajurit infanteri untuk menjaga kedaulatan NKRI. Pada Dikmata Gelombang III Tahun Anggaran 2025, 21.885 Tamtama remaja mengemban pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menuntaskan pendidikan dasar kemiliteran. Kini, mereka resmi menjadi bagian TNI AD yang siap bertugas di berbagai satuan.
Sebaran Prajurit Baru di Seluruh Kodam
Kodam V/Brawijaya meluluskan 640 siswa Dikmata Infanteri yang menyelesaikan pendidikan dasar berstandar nasional. Sementara itu, Kodam XVII/Cenderawasih melantik 396 Tamtama Infanteri.
Selain itu, Kodam IX/Udayana melantik 1.394 prajurit baru, dan Kodam XV/Pattimura mengukuhkan 1.234 prajurit. Dengan sebaran ini, TNI AD memperkuat kesiapan pasukan di seluruh wilayah.
KSAD Tekankan Pengabdian Nyata
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa pelantikan ini menandai awal pengabdian para prajurit. Ia juga menekankan, para prajurit harus terus mengasah kemampuan dan naluri militer
.
“Teruslah berkarya nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Jadikan setiap tantangan sebagai sarana untuk berkembang,” ujar Maruli.
Pendidikan Intensif Selama Delapan Minggu
Para prajurit menempuh pendidikan intensif selama delapan minggu. Selama masa itu, para instruktur melatih mereka dengan berbagai kemampuan dasar infanteri untuk membentuk profesionalisme dan kesiapan di medan tugas.
Komitmen TNI AD Mencetak Prajurit Profesional
Pelantikan ini menunjukkan komitmen TNI AD menyiapkan prajurit yang kuat, profesional, dan siap mengabdi. Dengan langkah ini, TNI AD menegaskan perannya menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional.









