Mantan Kabid Dikdas Sungai Penuh Gagal Jadi Eselon II Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jambi – Mantan Kabid Dikdas Gagal Raih Posisi Eselon II di Kerinci

Mantan Kabid Dikdas Ikut Seleksi

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Jambi, mengikuti seleksi terbuka untuk posisi Eselon II di Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci. Namun, panitia menilai ia tidak memenuhi syarat dan menolak kelulusannya setelah menilai seluruh tahapan seleksi yang ketat dan transparan.

Pengalaman Panjang, Tapi Kesiapan Kandidat Lain Lebih Menonjol

Mantan Kabid Dikdas Kota Sungai Penuh memiliki pengalaman luas di bidang pendidikan. Ia pernah menjabat sebagai Kabid Dikdas selama beberapa tahun. Meski begitu, panitia menilai kandidat lain lebih siap menghadapi tanggung jawab sebagai Eselon II.
Seorang pejabat di Kabupaten Kerinci menjelaskan, “Beberapa kandidat menunjukkan kesiapan dan kualifikasi yang lebih tinggi untuk posisi ini.” Selain itu, panitia menekankan pentingnya kemampuan manajerial dan inovasi dalam jabatan Eselon II.

Hasil Seleksi dan Proses Pengangkatan

Panitia seleksi mengumumkan hasil resmi. Selanjutnya, Bupati Kabupaten Kerinci akan melantik kandidat terpilih sesuai keputusan panitia.

Tiga Besar Kandidat dengan Skor Tertinggi

Panitia menetapkan tiga kandidat dengan skor tertinggi:
Isra Kamar, S.Pd – peringkat pertama dengan nilai 79,28
Efri Donal, S.Pd., M.Pdi – peringkat kedua dengan nilai 79,24
Saprel, S.Pd – peringkat ketiga dengan nilai 79,09

Langkah Strategis untuk Kepemimpinan Pendidikan

Dengan demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci menegaskan langkahnya untuk memperkuat kepemimpinan. Tujuannya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Sementara itu, kandidat terpilih diharapkan membawa inovasi dan perubahan positif. Langkah ini akan berdampak langsung pada kemajuan pendidikan lokal.
Baca Juga :  Isuzu Panther 2026: MPV Diesel Legendaris Kembali

Berita Terkait

Jangan Lewatkan! Tambah Daya PLN Kini Lebih Hemat Hingga 50 Persen
Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS
Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan
Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global
Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah
Honor Tumbuh Pesat di Pasar Global, Saat Xiaomi dan Oppo Hadapi Tantangan
Mahasiswa UNJA Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Mendalo
Pemerintah Buka Rekrutmen TEP, Ribuan Lulusan D4/S1 Dikirim ke 53 Wilayah Transmigrasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB

Jangan Lewatkan! Tambah Daya PLN Kini Lebih Hemat Hingga 50 Persen

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Awal Pekan 2026 Terkoreksi, BI Perkuat Intervensi Hadapi Tekanan Dolar AS

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM 11 Mei 2026: Solar Kian Mahal, Warga Cemas, Pertamax Masih Bertahan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Rupiah Stabil di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS, Pasar Waspadai Tekanan Global

Senin, 11 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal Dinilai Perkuat Otonomi Daerah

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Bocoran iPhone Lipat Picu Perang Desain Smartphone Global

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:01 WIB

Oplus_0

Otomotif

Honda BeAT 2019–2020 Masih Diburu, Harga Bekas Rp10 Jutaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:00 WIB