JAKARTA – Pemerintah mempercepat persiapan Sekolah Rakyat menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Kementerian Sosial mengarahkan seluruh kepala sekolah agar menyelesaikan setiap kebutuhan sebelum siswa memasuki lingkungan belajar.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi fondasi utama bagi keberhasilan Program Sekolah Rakyat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah bergerak cepat, menyusun langkah kerja yang terukur, dan mengawal setiap tahapan hingga tuntas.
Selain mengejar kesiapan teknis, Gus Ipul juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan membangun budaya belajar yang ramah sejak hari pertama. Menurutnya, sekolah harus membantu setiap siswa beradaptasi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun semangat belajar sejak awal.
Kepala Sekolah Harus Pimpin Seluruh Tahapan
Gus Ipul menyampaikan arahan tersebut saat memimpin rapat koordinasi secara daring bersama kepala Sekolah Rakyat dan perwakilan dinas sosial dari seluruh Indonesia.
Ia meminta setiap kepala sekolah memimpin seluruh tahapan pelaksanaan program. Mulai dari menyusun perencanaan, menjalankan program, mengawasi pelaksanaan, hingga mengevaluasi hasil, seluruh proses harus berjalan secara terintegrasi.
Menurutnya, Sekolah Rakyat kini memasuki masa transisi menuju sekolah permanen. Karena itu, setiap kepala sekolah harus menjaga kualitas pelaksanaan sejak tahap awal agar seluruh target dapat tercapai.
“Kepala sekolah harus fokus menyusun perencanaan, memastikan pelaksanaan berjalan sesuai target, serta mengawal monitoring dan evaluasi secara menyeluruh,” ujar Gus Ipul, Jumat (3/7/2026).
Pastikan Sarana, Siswa, dan Guru Siap
Selanjutnya, Gus Ipul menempatkan tiga aspek sebagai prioritas utama. Ketiga aspek tersebut meliputi kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan peserta didik, serta kesiapan guru dan tenaga kependidikan.
Karena itu, setiap kepala sekolah harus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut akan mempercepat penyelesaian kebutuhan teknis maupun administrasi.
Selain menyiapkan ruang belajar, sekolah juga harus memastikan pasokan listrik, air bersih, jaringan pendukung, dan fasilitas lainnya berfungsi dengan baik. Di sisi lain, pemerintah daerah harus segera menetapkan status peserta didik melalui rapat pleno agar seluruh administrasi selesai sebelum tahun ajaran dimulai.
Kemensos Siapkan Dukungan Tenaga Pengajar
Kementerian Sosial juga menyiapkan solusi bagi Sekolah Rakyat permanen yang belum memiliki jumlah guru sesuai kebutuhan.
Pemerintah akan mengerahkan tenaga pengajar sementara dari pemerintah daerah, Sekolah Rakyat terdekat, serta pendamping sosial. Langkah tersebut menjaga proses pendidikan tetap berjalan sambil menunggu penyelesaian rekrutmen guru pada awal Agustus 2026.
Sementara itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan wajib mengikuti rangkaian MPLS agar memahami sistem pembelajaran dan mempercepat proses adaptasi.
MPLS Menjadi Awal Pembentukan Karakter
MPLS Sekolah Rakyat akan berlangsung pada 14 hingga 31 Juli 2026. Setelah itu, sekolah akan melanjutkan program matrikulasi mulai 3 Agustus sampai 30 September 2026.
Melalui dua tahapan tersebut, sekolah akan membentuk kesiapan fisik, mental, sosial, spiritual, dan akademik peserta didik. Selain itu, matrikulasi juga membantu menyamakan kemampuan dasar siswa sehingga mereka mampu mengikuti kurikulum secara optimal.
Bangun Empati Sejak Hari Pertama
Lebih jauh, Gus Ipul meminta seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan membangun empati kepada setiap siswa.
Menurutnya, peserta didik datang dari latar belakang sosial yang beragam. Karena itu, sekolah harus menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh penghargaan agar seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar yang sama.
Dalam rapat tersebut, para kepala sekolah dan perwakilan dinas sosial juga menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi menjelang pelaksanaan MPLS. Kementerian Sosial akan menindaklanjuti seluruh masukan itu agar setiap sekolah dapat menjalankan program tanpa kendala berarti.
Gus Ipul Ajak Seluruh Jajaran Jaga Komitmen
Menutup arahannya, Gus Ipul mengajak seluruh kepala sekolah, guru, pemerintah daerah, dan dinas sosial menjaga komitmen dalam menjalankan Program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, program tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Karena itu, seluruh pihak harus bekerja keras, bergerak bersama, serta menghadirkan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Bekerja, bergerak, berdampak. Sekolah Rakyat adalah wajah nyata negara hadir untuk rakyat,” tegasnya.
FAQ
Kapan MPLS Sekolah Rakyat 2026 dimulai?
MPLS berlangsung pada 14–31 Juli 2026.
Kapan masa matrikulasi berlangsung?
Sekolah akan menggelar matrikulasi mulai 3 Agustus hingga 30 September 2026.
Apa fokus utama arahan Gus Ipul?
Gus Ipul meminta kepala sekolah mematangkan perencanaan, memastikan kesiapan fasilitas, siswa, guru, serta mengawal pelaksanaan hingga evaluasi.
Mengapa MPLS menjadi tahap penting?
MPLS membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menyiapkan kesiapan fisik, mental, sosial, spiritual, dan akademik sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar.(Tim)









