JAKARTA Kenaikan biaya operasional kendaraan roda dua kembali menekan pengeluaran masyarakat pada 2026. Setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mengalami penyesuaian, kini giliran ban motor yang ikut naik di hampir semua segmen pasar. Kondisi ini membuat pemilik motor harus lebih cermat saat menentukan waktu penggantian dan pilihan produk.
Di sejumlah toko wilayah Jabodetabek, harga ban tercatat naik rata-rata sekitar Rp50.000 dibanding periode sebelumnya. Bahkan, untuk beberapa merek premium, kenaikan bisa menembus Rp100.000 hingga Rp150.000. Tren ini tidak hanya terjadi pada motor kelas harian, tetapi juga merambah skutik populer hingga motor premium.
Kenaikan Harga Terjadi Merata di Banyak Segmen
Kenaikan harga tidak hanya menyasar satu jenis motor saja. Pengguna motor harian seperti Honda BeAT, Yamaha Gear, Honda Vario 125, hingga skutik kelas atas seperti Honda PCX 160 dan Yamaha NMAX 155 ikut merasakan dampaknya.
Pelaku usaha ban di Depok, John Sebastian, menyebut kenaikan ini sudah berlangsung sejak awal tahun dan terjadi lebih dari sekali pada beberapa merek.
“Harga ban naik, tapi permintaan masih stabil. Enggak ada yang komplain, karena ban kan kebutuhan juga ya. Kalau habis dan harus ganti, mau gimana lagi,” kata John, kepada Kompas.com belum lama ini.
Ia juga menambahkan bahwa lonjakan harga tidak seragam antar merek.
“Hampir semua merek sudah naik harga. Bahkan di tahun ini ada yang sudah naik dua kali. Kenaikan harga beda-beda, ada yang naik Rp 10.000, Rp 20.000. Ada juga yang naik Rp 100.000 sampai Rp 150.000,” kata dia.
Daftar Ban Motor Termurah Masih Jadi Incaran Konsumen
Meski harga naik, konsumen tetap memiliki sejumlah pilihan ban dengan harga lebih terjangkau. Segmen ini menjadi incaran utama pengguna motor harian yang ingin menekan biaya perawatan.
Untuk pengguna Honda BeAT dan Honda Vario 125, salah satu opsi paling ekonomis datang dari Corsa Ecomax dengan harga sekitar Rp211.000 per ban. Di sisi lain, Michelin Pilot MotoGP berada di kelas lebih tinggi dengan harga sekitar Rp402.000 untuk ban depan.
Pada segmen Honda Scoopy, Swallow Razor XP menjadi pilihan paling murah dengan harga mulai Rp280.000. Namun, jika mengutamakan kenyamanan, Michelin City Grip berada di level premium dengan harga mencapai Rp630.000 untuk ban belakang.
Sementara itu, pengguna Yamaha Fazzio dapat memilih Zeneos Milano yang dibanderol sekitar Rp350.000. Alternatif premium seperti Pirelli Angel Scooter menyentuh angka Rp615.000.
Untuk motor bongsor seperti Yamaha NMAX dan Honda PCX 160, pilihan ban juga beragam. Michelin City Grip Pro dijual sekitar Rp473.000 untuk ban depan dan Rp585.000 untuk ban belakang. Di kelas tertinggi, Metzeler Feelfree Wintec bisa mencapai Rp837.000 untuk ban belakang.
Tekanan Biaya Perawatan Motor Semakin Terasa
Kenaikan harga ban menambah daftar panjang biaya perawatan kendaraan yang meningkat sepanjang 2026. Banyak pemilik motor kini mulai menunda penggantian ban hingga benar-benar aus, meskipun langkah ini tidak selalu aman untuk digunakan sehari-hari.
Di sisi lain, toko ban tetap melihat permintaan stabil karena kebutuhan penggantian tidak bisa ditunda terlalu lama. Kondisi ini menunjukkan bahwa ban masih menjadi komponen wajib yang tidak tergantikan dalam operasional motor harian.
Tips Menghadapi Kenaikan Harga Ban
Agar tidak terbebani biaya berlebih, pengendara bisa mempertimbangkan beberapa langkah sederhana. Pertama, lakukan pengecekan tekanan angin secara rutin agar umur ban lebih panjang. Kedua, hindari pengereman dan akselerasi ekstrem yang mempercepat keausan. Ketiga, bandingkan harga antar toko sebelum membeli agar mendapatkan harga terbaik.
Selain itu, pemilik motor juga bisa memilih ban sesuai kebutuhan harian, bukan hanya berdasarkan merek atau tren, sehingga pengeluaran bisa lebih terkendali.
FAQ
1. Kenapa harga ban motor naik pada 2026?
Kenaikan terjadi akibat penyesuaian biaya produksi, distribusi, dan faktor pasar global yang memengaruhi harga komponen otomotif.
2. Berapa rata-rata kenaikan harga ban motor?
Di beberapa wilayah, kenaikan rata-rata berada di kisaran Rp50.000, namun untuk merek tertentu bisa mencapai Rp150.000.
3. Apakah semua merek ban mengalami kenaikan?
Ya, hampir semua merek mengalami penyesuaian harga, meski besaran kenaikannya berbeda-beda.
4. Ban motor apa yang paling murah saat ini?
Beberapa pilihan termurah antara lain Corsa Ecomax dan Swallow Razor XP, tergantung jenis motor yang digunakan.
5. Apakah aman menunda ganti ban untuk menghemat biaya?
Tidak disarankan, karena ban yang sudah aus dapat mengurangi keselamatan berkendara dan meningkatkan risiko kecelakaan.(Tim)









