JAKARTA – Asus kembali mengubah arah persaingan laptop kreator dengan memperkenalkan ProArt P14 (H7407) dan ProArt P16 (H7607) di ajang Computex 2026. Perusahaan teknologi asal Taiwan itu langsung menempatkan dua perangkat ini sebagai lini paling agresif mereka di segmen komputasi berbasis kecerdasan buatan.
Asus tidak sekadar memperbarui spesifikasi. Mereka mendorong kedua laptop ini menjadi pusat kerja baru bagi kreator, pengembang AI, hingga pengguna profesional yang membutuhkan pemrosesan lokal berkecepatan tinggi tanpa ketergantungan cloud.
Fokus Baru Asus: Laptop Kreator Berbasis AI Lokal
Asus merancang ProArt P14 dan P16 untuk menjawab kebutuhan kerja modern yang semakin berat pada pemrosesan AI. Perusahaan ini melihat tren kreator yang kini tidak hanya mengolah gambar atau video, tetapi juga menjalankan model AI langsung di perangkat.
Karena itu, Asus menempatkan superchip Nvidia RTX Spark sebagai inti performa. Chip ini membawa arsitektur komputasi AI generasi baru yang menggabungkan GPU Nvidia Blackwell RTX dan CPU Nvidia Grace 20-core melalui koneksi NVLink-C2C.
Asus menyebut kombinasi tersebut mampu mengubah laptop kreator menjadi mesin komputasi AI mandiri dengan efisiensi tinggi.
RTX Spark Dorong Performa Hingga Level Petaflop
Nvidia dan Asus mengklaim RTX Spark mampu menghadirkan performa AI hingga 1 petaflop. Angka ini menempatkan perangkat tersebut di kelas komputasi tinggi yang biasanya hanya muncul pada workstation atau server.
Chip ini membawa 6.144 CUDA Core serta Tensor Core generasi kelima yang mempercepat proses pembelajaran mesin dan inferensi AI. Selain itu, sistem ini mendukung memori terpadu hingga 128 GB, sehingga pengguna dapat menjalankan model AI besar secara lokal.
“ProArt P16 dan ProArt P14 menjadi laptop kreator Asus pertama yang ditenagai NVIDIA RTX Spark, menghadirkan alur kerja kreatif berbasis AI generasi berikutnya,” tulis ASUS dalam keterangan resminya, Selasa (2/6).
Dengan dukungan ini, Asus menargetkan pengguna dapat menjalankan AI agent langsung di perangkat tanpa mengirim data ke server cloud.
Ekosistem AI Asus Perkuat Workflow Kreator
Asus tidak hanya menonjolkan hardware. Mereka juga membangun ekosistem perangkat lunak yang memperkuat produktivitas kreator.
Perusahaan itu menghadirkan ProArt Creator Hub untuk mengatur performa sistem sesuai kebutuhan kerja. Aplikasi ini membantu pengguna mengalokasikan daya komputasi ketika menjalankan proyek berat seperti rendering video atau pelatihan model AI.
Selain itu, Asus memperkenalkan MuseTree dan StoryCube sebagai alat berbasis AI untuk produksi konten. Kedua aplikasi ini membantu pengguna mempercepat proses kreatif, mulai dari ideasi hingga produksi visual.
Dengan pendekatan ini, Asus ingin mengurangi ketergantungan kreator pada aplikasi pihak ketiga dan layanan cloud eksternal.
Layar OLED Premium dan Desain Baru ProArt
Asus juga memperbarui tampilan fisik ProArt P14 dan P16. Kedua laptop ini memakai layar Lumina Pro OLED dengan tingkat kecerahan HDR hingga 1.600 nits.
Panel ini mendukung refresh rate 120 Hz dan Variable Refresh Rate (VRR) untuk menjaga kelancaran visual saat editing atau animasi. Asus juga menambahkan lapisan anti-refleksi agar pengguna tetap nyaman bekerja di berbagai kondisi cahaya.
Dari sisi desain, Asus menghadirkan dua pilihan warna baru yaitu Nano Black dan Neo White. Mereka juga menambahkan lapisan anti-noda pada bodi untuk menjaga tampilan tetap bersih meski digunakan intensif.
Strategi Asus di Era PC AI
Asus memposisikan ProArt P14 dan P16 sebagai bagian dari gelombang baru PC berbasis AI. Perusahaan itu ingin perangkat ini menjadi fondasi bagi PC Windows generasi berikutnya yang mengandalkan AI agent sebagai fitur utama.
Selain ProArt, Asus juga memperluas lini perangkat AI lain seperti Zenbook 14, Vivobook S, desktop seri V, All-in-One PC, hingga tablet ASUS Pad dan asisten AI Zenni Claw.
Langkah ini menunjukkan strategi Asus yang tidak hanya fokus pada laptop, tetapi juga ekosistem komputasi AI lintas perangkat.
Ketersediaan Global
Asus mengonfirmasi bahwa ProArt P14 dan P16 mulai hadir di sejumlah pasar global pada musim gugur 2026. Namun perusahaan belum mengumumkan harga resmi untuk kedua perangkat tersebut.
FAQ
1. Apa keunggulan utama Asus ProArt P14 dan P16?
Keduanya membawa superchip Nvidia RTX Spark yang mendukung pemrosesan AI lokal dengan performa tinggi hingga 1 petaflop.
2. Siapa target pengguna laptop ini?
Asus menargetkan kreator konten, pengembang AI, dan profesional yang membutuhkan komputasi berat di perangkat lokal.
3. Apakah laptop ini membutuhkan cloud untuk AI?
Tidak sepenuhnya. RTX Spark memungkinkan banyak proses AI berjalan langsung di perangkat tanpa cloud.
4. Kapan laptop ini tersedia?
Asus menjadwalkan peluncuran global pada musim gugur 2026 di beberapa wilayah.
5. Apa fitur layar yang ditawarkan?
Laptop ini memakai layar OLED Lumina Pro dengan 120 Hz refresh rate, HDR 1.600 nits, VRR, dan lapisan anti-refleksi.(Tim)









