Xiaomi Watch S5 Resmi Meluncur: Baterai 21 Hari, Desain Super Tipis Bikin Smartwatch Ini Jadi Sorotan 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Xiaomi kembali memperkuat lini perangkat wearable globalnya lewat peluncuran Xiaomi Watch 5S pada 28 Mei 2026. Jam tangan pintar ini langsung mencuri perhatian karena Xiaomi menggabungkan dua hal yang jarang berjalan beriringan: baterai berkapasitas besar dan bodi yang justru semakin tipis.

Dalam peluncuran terbarunya, Xiaomi tidak sekadar menyegarkan desain, tetapi juga menggeser fokus ke pengalaman penggunaan jangka panjang. Perusahaan menargetkan pengguna yang membutuhkan smartwatch tahan lama tanpa harus sering mengisi daya, terutama bagi pekerja aktif, pelancong, hingga pengguna olahraga intensif.

Selain Watch S5, Xiaomi juga memperkenalkan Smart Band 10 Pro. Namun perhatian utama pasar langsung tertuju pada Watch S5 karena peningkatan baterai dan efisiensi desain yang cukup agresif dibanding generasi sebelumnya.

Desain Lebih Ramping dengan Material Premium

Xiaomi merancang Watch S5 dengan layar AMOLED 1,48 inci yang dipasang pada bodi berdiameter 56 mm. Perusahaan memilih material stainless steel untuk bingkai utama, sehingga jam ini terasa lebih kokoh sekaligus memberi kesan premium saat digunakan di pergelangan tangan.

Menariknya, Xiaomi berhasil menurunkan ketebalan perangkat menjadi sekitar 10,99 mm. Angka ini turun sekitar 1 mm dibanding Watch S4. Penurunan ketebalan ini menunjukkan Xiaomi tidak hanya mengejar fitur, tetapi juga kenyamanan pemakaian harian.

Selain itu, Xiaomi tetap mempertahankan tampilan layar yang luas agar pengguna tetap mudah membaca notifikasi, memantau aktivitas, dan mengakses fitur kesehatan tanpa hambatan visual.

Baterai 815 mAh Jadi Senjata Utama

Xiaomi menempatkan baterai sebagai nilai jual utama Watch S5. Perangkat ini membawa kapasitas 815 mAh, jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Baca Juga :  Saham Tesla Meroket, Begini Cara Mudah Beli dari Indonesia 2026

Dalam penggunaan normal, Xiaomi mengklaim Watch S5 mampu bertahan hingga 21 hari dalam satu kali pengisian daya. Klaim ini menempatkan Watch S5 sebagai salah satu smartwatch dengan daya tahan baterai paling kompetitif di kelasnya.

Jika dibandingkan dengan Watch S4 yang hanya bertahan sekitar 15 hari, peningkatan ini cukup signifikan. Xiaomi juga menargetkan pengguna yang aktif menggunakan fitur kesehatan dan notifikasi sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya.

Xiaomi juga mengoptimalkan sistem manajemen daya agar konsumsi energi tetap efisien meski perangkat menjalankan fitur pemantauan kesehatan secara real-time.

Fokus Penggunaan Harian dan Aktivitas Olahraga

Xiaomi merancang Watch S5 untuk mendukung aktivitas harian yang padat. Pengguna bisa memanfaatkan perangkat ini untuk memantau detak jantung, aktivitas tidur, hingga pola kebugaran harian.

Jam tangan ini juga menampilkan data kesehatan dengan lebih cepat dan akurat berkat optimasi sensor yang Xiaomi sematkan pada sistem terbaru mereka. Pengguna olahraga juga bisa mengandalkan Watch S5 untuk mencatat aktivitas lari, jalan, hingga latihan kebugaran ringan.

Dengan kombinasi baterai besar dan desain ringan, Xiaomi ingin menjadikan Watch S5 sebagai perangkat yang “dipakai lalu dilupakan pengisi dayanya”, bukan smartwatch yang sering mengganggu rutinitas pengguna.

Perbandingan Singkat dengan Smart Band 10 Pro

Meski fokus utama berada pada Watch S5, Xiaomi juga merilis Smart Band 10 Pro sebagai alternatif lebih ringan dan murah. Smart Band ini membawa layar 1,74 inci dengan tingkat kecerahan hingga 2.000 nits.

Baca Juga :  Surge (WIFI) Melejit 2025: Aset Tembus Rp15 Triliun, Laba Tumbuh Tajam

Namun jika dibandingkan, Watch S5 menawarkan pengalaman lebih lengkap, terutama dari sisi material, kapasitas baterai, dan fungsi smartwatch penuh. Smart Band lebih cocok untuk pengguna kasual, sementara Watch S5 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat lebih serius.

Strategi Xiaomi di Pasar Wearable

Melalui Watch S5, Xiaomi memperlihatkan strategi yang lebih jelas di pasar wearable global. Perusahaan tidak lagi hanya mengejar harga terjangkau, tetapi juga mencoba masuk ke segmen pengguna yang menginginkan daya tahan baterai tinggi dan desain premium.

Pendekatan ini memperkuat posisi Xiaomi sebagai salah satu pemain besar di pasar smartwatch yang kini semakin kompetitif, terutama melawan merek-merek yang fokus pada ekosistem kesehatan digital.

FAQ

1. Apa keunggulan utama Xiaomi Watch S5?

Keunggulan utamanya terletak pada baterai 815 mAh yang mampu bertahan hingga 21 hari dan desain yang lebih tipis dari generasi sebelumnya.

2. Apakah Watch S5 cocok untuk olahraga?

Ya, perangkat ini mendukung pemantauan aktivitas olahraga dan kesehatan seperti detak jantung, tidur, dan aktivitas harian.

3. Berapa ketebalan Xiaomi Watch S5?

Xiaomi mencatat ketebalan Watch S5 sekitar 10,99 mm, lebih tipis dibanding pendahulunya.

4. Apakah Watch S5 menggunakan layar AMOLED?

Ya, Xiaomi membekali Watch S5 dengan layar AMOLED 1,48 inci.

5. Siapa target utama pengguna Watch S5?

Perangkat ini menyasar pengguna aktif, pekerja mobile, dan pengguna yang membutuhkan smartwatch dengan daya tahan baterai panjang.

Penulis : Andini

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Meta Guncang Dunia Kesehatan, AI Biohub Buka Jalan Baru Percepatan Temuan Obat Kanker dan Penyakit Imun
Bos Nvidia Ungkap Masa Depan Pendidikan: Jurusan Kuliah Tak Lagi Jadi Penentu Karier di Era AI
Honor Win Turbo Muncul dengan Baterai 10.000mAh, Main Game 14 Jam Tanpa Cari Colokan
Motorola Edge 70 Pro+ Bocor Total! Kamera Periskop 50MP, Baterai 6.500 mAh dan Layar 5.200 Nits Siap Guncang Flagship
HP 3 Jutaan Rasa Mahal? Xiaomi Poco C71 Bawa Layar 120Hz, Benarkah Selancar Itu atau Cuma Angka?
Ledakan Konten AI di YouTube, Sistem Baru Otomatis Pasang Label Demi Transparansi Video Digital
Xiaomi 17T Series Gebrak Indonesia: Baterai 7.000 mAh, Kamera Leica 120x Zoom Siap Rilis 2 Juni 2026
BYD Gegerkan Industri Otomotif, Klaim Teknologi ADAS Tekan Risiko Kecelakaan hingga 80 Persen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Meta Guncang Dunia Kesehatan, AI Biohub Buka Jalan Baru Percepatan Temuan Obat Kanker dan Penyakit Imun

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Bos Nvidia Ungkap Masa Depan Pendidikan: Jurusan Kuliah Tak Lagi Jadi Penentu Karier di Era AI

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:00 WIB

Honor Win Turbo Muncul dengan Baterai 10.000mAh, Main Game 14 Jam Tanpa Cari Colokan

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:00 WIB

Motorola Edge 70 Pro+ Bocor Total! Kamera Periskop 50MP, Baterai 6.500 mAh dan Layar 5.200 Nits Siap Guncang Flagship

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:00 WIB

HP 3 Jutaan Rasa Mahal? Xiaomi Poco C71 Bawa Layar 120Hz, Benarkah Selancar Itu atau Cuma Angka?

Berita Terbaru

Oplus_0

Internasional

Veda Ega Lolos Drama Lap Akhir, Finis Kedelapan di Moto3 Italia

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB