JAKARTA – Harga emas dunia dan domestik kembali bergerak naik pada Jumat, 8 Mei 2026. Kenaikan ini mendorong harga emas batangan Antam menembus Rp2,99 juta per gram, sementara harga spot dunia mencapai USD4.699,73 per ounce.
Data terbaru menunjukkan pasar emas masih bergerak kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar dolar AS. Investor pun terus memburu aset safe haven untuk menjaga nilai kekayaan mereka.
Harga Emas Dunia Menguat
Pada perdagangan pukul 00.44 WIB, harga emas spot dunia mencapai USD4.699,73 per ounce atau naik USD19,84. Jika dikonversi ke rupiah, harga emas dunia berada di level Rp81,65 juta per ounce.
Kenaikan juga terlihat pada harga per gram. Emas spot dunia kini menyentuh Rp2.619.321 per gram atau bertambah Rp13.322 dibanding perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga emas per kilogram naik menjadi Rp2,61 miliar. Tren penguatan ini memperlihatkan minat investor global terhadap emas masih sangat tinggi.
Pelaku pasar memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai saat pasar saham dan mata uang bergerak fluktuatif. Kondisi geopolitik global dan kekhawatiran inflasi juga ikut menopang harga logam mulia.
Harga Emas Antam Sentuh Rp2,99 Juta
Harga emas batangan Antam kembali mencetak rekor tinggi. Untuk pecahan 1 gram, harga jual mencapai Rp2.990.000.
Kenaikan harga juga terjadi pada seluruh ukuran emas Antam. Berikut rinciannya:
0,5 gram: Rp1.540.000
2 gram: Rp5.620.000
5 gram: Rp14.948.000
10 gram: Rp28.900.000
25 gram: Rp69.612.000
50 gram: Rp139.145.000
100 gram: Rp278.212.000
Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam kini berada di level Rp2.691.000 per gram.
Lonjakan harga tersebut membuat banyak investor lama menikmati keuntungan besar. Dalam lima tahun terakhir, harga emas tercatat naik lebih dari 206 persen.
Harga Emas Pegadaian Ikut Naik
Kenaikan harga emas juga terjadi pada produk logam mulia Pegadaian. Harga emas Pegadaian untuk ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.833.000.
Sementara itu, harga emas Pegadaian ukuran lain berada pada level berikut:
0,5 gram: Rp1.486.000
2 gram: Rp5.597.000
5 gram: Rp13.889.000
10 gram: Rp27.704.000
25 gram: Rp68.889.000
50 gram: Rp137.668.000
100 gram: Rp275.200.000
Harga emas Pegadaian cenderung lebih rendah dibanding Antam pada beberapa ukuran. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mulai membandingkan selisih spread sebelum membeli emas.
UBS Gold Ikut Mengalami Penguatan
Produk UBS Gold juga mencatat kenaikan harga. Emas UBS ukuran 1 gram kini dijual Rp2.752.000, sedangkan harga buyback berada di angka Rp2.510.000.
Untuk ukuran 5 gram, UBS mematok harga Rp13.325.000. Adapun ukuran 10 gram dijual Rp26.416.000.
Investor ritel masih menjadikan UBS sebagai alternatif karena harga awalnya lebih terjangkau dibanding beberapa produk lain.
Nilai Tukar Rupiah Jadi Sorotan
Pergerakan harga emas domestik ikut dipengaruhi kurs rupiah terhadap dolar AS. Bank Indonesia mencatat kurs jual dolar AS berada di level Rp17.492.
Sementara itu, kurs jual dolar di Bank Mandiri berada di posisi Rp17.350 dan Bank BCA mencapai Rp17.355.
Pelemahan rupiah membuat harga emas dalam negeri bergerak lebih tinggi. Kondisi ini terjadi karena transaksi emas dunia menggunakan dolar AS.
Investor Masih Optimistis
Analis pasar menilai tren harga emas masih berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek. Permintaan emas fisik dan investasi digital terus meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Banyak investor juga mulai memanfaatkan platform digital untuk membeli emas secara bertahap. Strategi cicilan dan investasi rutin kini semakin populer karena memudahkan masyarakat memiliki emas tanpa modal besar.
Jika tren penguatan berlanjut, harga emas domestik berpeluang mencetak rekor baru dalam beberapa pekan mendatang.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









