Harga Emas Hari Ini 8 Mei 2026 Tembus Rekor, Antam Nyaris Rp3 Juta per Gram

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga emas dunia dan domestik kembali bergerak naik pada Jumat, 8 Mei 2026. Kenaikan ini mendorong harga emas batangan Antam menembus Rp2,99 juta per gram, sementara harga spot dunia mencapai USD4.699,73 per ounce.

Data terbaru menunjukkan pasar emas masih bergerak kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar dolar AS. Investor pun terus memburu aset safe haven untuk menjaga nilai kekayaan mereka.

Harga Emas Dunia Menguat

Pada perdagangan pukul 00.44 WIB, harga emas spot dunia mencapai USD4.699,73 per ounce atau naik USD19,84. Jika dikonversi ke rupiah, harga emas dunia berada di level Rp81,65 juta per ounce.

Kenaikan juga terlihat pada harga per gram. Emas spot dunia kini menyentuh Rp2.619.321 per gram atau bertambah Rp13.322 dibanding perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, harga emas per kilogram naik menjadi Rp2,61 miliar. Tren penguatan ini memperlihatkan minat investor global terhadap emas masih sangat tinggi.

Pelaku pasar memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai saat pasar saham dan mata uang bergerak fluktuatif. Kondisi geopolitik global dan kekhawatiran inflasi juga ikut menopang harga logam mulia.

Harga Emas Antam Sentuh Rp2,99 Juta

Harga emas batangan Antam kembali mencetak rekor tinggi. Untuk pecahan 1 gram, harga jual mencapai Rp2.990.000.

Baca Juga :  Biaya Layanan UMKM Belum Naik, Pemerintah Pilih Percepat Integrasi SAPA dengan Marketplace

Kenaikan harga juga terjadi pada seluruh ukuran emas Antam. Berikut rinciannya:

0,5 gram: Rp1.540.000

2 gram: Rp5.620.000

5 gram: Rp14.948.000

10 gram: Rp28.900.000

25 gram: Rp69.612.000

50 gram: Rp139.145.000

100 gram: Rp278.212.000

Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam kini berada di level Rp2.691.000 per gram.

Lonjakan harga tersebut membuat banyak investor lama menikmati keuntungan besar. Dalam lima tahun terakhir, harga emas tercatat naik lebih dari 206 persen.

Harga Emas Pegadaian Ikut Naik

Kenaikan harga emas juga terjadi pada produk logam mulia Pegadaian. Harga emas Pegadaian untuk ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.833.000.

Sementara itu, harga emas Pegadaian ukuran lain berada pada level berikut:

0,5 gram: Rp1.486.000

2 gram: Rp5.597.000

5 gram: Rp13.889.000

10 gram: Rp27.704.000

25 gram: Rp68.889.000

50 gram: Rp137.668.000

100 gram: Rp275.200.000

Harga emas Pegadaian cenderung lebih rendah dibanding Antam pada beberapa ukuran. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat mulai membandingkan selisih spread sebelum membeli emas.

UBS Gold Ikut Mengalami Penguatan

Produk UBS Gold juga mencatat kenaikan harga. Emas UBS ukuran 1 gram kini dijual Rp2.752.000, sedangkan harga buyback berada di angka Rp2.510.000.

Baca Juga :  Holding Asuransi BUMN Dipangkas Jadi Tiga, Jasindo Siap Ikuti

Untuk ukuran 5 gram, UBS mematok harga Rp13.325.000. Adapun ukuran 10 gram dijual Rp26.416.000.

Investor ritel masih menjadikan UBS sebagai alternatif karena harga awalnya lebih terjangkau dibanding beberapa produk lain.

Nilai Tukar Rupiah Jadi Sorotan

Pergerakan harga emas domestik ikut dipengaruhi kurs rupiah terhadap dolar AS. Bank Indonesia mencatat kurs jual dolar AS berada di level Rp17.492.

Sementara itu, kurs jual dolar di Bank Mandiri berada di posisi Rp17.350 dan Bank BCA mencapai Rp17.355.

Pelemahan rupiah membuat harga emas dalam negeri bergerak lebih tinggi. Kondisi ini terjadi karena transaksi emas dunia menggunakan dolar AS.

Investor Masih Optimistis

Analis pasar menilai tren harga emas masih berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek. Permintaan emas fisik dan investasi digital terus meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Banyak investor juga mulai memanfaatkan platform digital untuk membeli emas secara bertahap. Strategi cicilan dan investasi rutin kini semakin populer karena memudahkan masyarakat memiliki emas tanpa modal besar.

Jika tren penguatan berlanjut, harga emas domestik berpeluang mencetak rekor baru dalam beberapa pekan mendatang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Industri Alas Kaki Indonesia Melaju 11,3 Persen, Ekspansi Besar Menanti di Semester II 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan

Berita Terbaru